Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Pewaris, Nyonya Memilih Pergi

Tuan Pewaris, Nyonya Memilih Pergi

Chicago. Henry duduk di sofa empuknya, matanya tampak fokus pada layar tablet yang ada di tangannya. Wajahnya tampak serius, tak bisa diganggu. Jari-jemarinya sesekali menyentuh layar, menggulir halaman demi halaman. Suasana ruang pertemuan itu tampak serius, menunggu Henry bersuara. Dengan perasaan campur aduk mereka menunggunya.
1078.5K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as meja duduk
Read
+Library
Terjebak Asmara Tuan Argen

Terjebak Asmara Tuan Argen

Meja mereka memang tidak memiliki nomor, namun diatur berdasarkan nama keluarga. Kakek berjalan menuju mejanya, Ana tersenyum hangat saat kakek mendekat. Gadis itu dan Argen duduk di meja kakek. Ale dan Miria bergabung bersama Gara dan ibunya. Saat kakek menggerakkan tangannya mereka semua duduk dengan teratur. Setelah semua orang duduk, kakek mengambil sendok dan membenturkannya ke gelas. Suara dentingan itu membuat suasana senyap.
109.8K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as meja duduk
Read
+Library
Tak Pakai Perhiasan Dikira Melarat

Tak Pakai Perhiasan Dikira Melarat

Tempat duduk itu menghadap rak buku modern yang dipesan khusus oleh Mama dari seorang pengrajin di Jepara juga. Kami kemudian menuju pintu yang terhubung ke area ruang makan. Tempat luas yang menghadap ke taman belakang, dengan meja makan yang dikelilingi oleh empat belas kursi. Aku dulu sering bertanya, kenapa Mama membeli meja makan sebesar itu, padahal di rumah ini hanya ada lima orang anggota utama.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as meja duduk
Read
+Library
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Dean duduk di meja kecil berkapasitas dua orang dengan punggung membelakangi dinding. “Kita sama-sama datang lebih cepat,” kata Dean, melirik jam di pergelangan tangannya. “Kenapa duduknya di sini? Mejanya kecil. Di luar banyak meja kosong.” Arsya memandang beberapa map yang terhampar di meja membuat isi meja kecil itu berdesakan.
9.9357.6K viewsCompletedAdded to Library 10.0K Times as meja duduk
Show Reviews (189)
Read
+Library
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Read All Reviews
Jodoh untuk Aira

Jodoh untuk Aira

Jari-jarinya menyilang di bawah dagu. Meja makan di rumah ini begitu banyak kenangan, keluarga kami sering berbincang di sini saat makan daripada di ruang keluarga atau ruang tamu. Meja makan ini Ayah beli di toko furniture terbesar di Jakarta, yang pemiliknya adalah sahabat ayah sewaktu kuliah. Ukuran meja cukup besar, memiliki enam kursi, dengan material jati pilihan kualitas nomor satu. Warna cokelat motif serat kayu dipernis mengkilat menambah kemewahan meja makan ini sendiri. Apapun pilihan Ayah, semua nyaris sempurna di mataku. Kecuali pilihannya memilih calon suami untukku, Dewa!
3.8K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as meja duduk
Read
+Library
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

sahut Indi. Aku ikut duduk di sofa, hanya melirik tanpa berminat ikut terjun bersama mereka. Rasanya tubuhku terlalu lelah. "Itu makanan. Di meja," tunjuk Nita ke meja makan. "Mana?" Netra Mey liar mencari keberadaan benda yang disebut makanan tadi.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as meja duduk
Read
+Library
Penakluk Cinta Sang Dosen

Penakluk Cinta Sang Dosen

Suara-suara orang yang ngobrol membuat ruangan itu lebih seperti sarang lebah daripada ruang pertemuan. Indra dan Izzy duduk di sebuah meja yang ada plakat nama bertuliskan nama mereka berdua dan tepat berada di bawah lampu gantung. Meja itu juga tepat berada di sebelah jalan. Tempat duduk yang sempurna untuk melihat para tamu-tamu istimewa dan para petinggi rumah sakit yang datang, karena mereka semua pasti melewati meja Indra dan Izzy. Tangan Izzy menyentuh punggung tangan Indra. Indra menarik tangannya. Tetapi cengkeraman tangan Izzy lebih kuat. Indra lagi-lagi menyerah karena tidak mau membuat adegan.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as meja duduk
Read
+Library
HARMONY

HARMONY

Semua meja sudah penuh, mereka tidak bisa mencari tempat duduk. “Yah,, gimana dong? Masak ga ada tempat duduk sih” ujar Yuni bersedih. “Eh, itu kakak 70 bukan sih?” ujar Mia menoleh pada sekumpulan laki-laki yang duduk di meja bundar paling kiri.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as meja duduk
Read
+Library
YOUR STUPID WIFE

YOUR STUPID WIFE

Lalu ketika dia hamil dan menikah dengan Anggit, dia sudah tidak lagi berpikir untuk memiliki pekerjaan. Wait, sepertinya dia melupakan sesuatu, atau lebih tepatnya, seseorang. Dimana dia? Orang yang berbicara dari dalam ruangan tadi? Mata Rea sontak tertuju pada sebuah set meja kursi kebesaran di depannya. Bukan hanya ukurannya yang menurut Rea besar, tapi memang itu benda paling terlihat mencolok di ruangan itu, bagai sebuah singgasana kebesaran. Sebuah meja besar berwarna abu tua serta kursi kerja berukuran besar berwarna senada tapi tak ada yang mendudukinya. Oh wait, bukan tak ada yang menduduki, tapi kursi itu saat ini tiba-tiba berputar.
9.9281.2K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as meja duduk
Show Reviews (114)
Read
+Library
Senada
Hay kk, sukses selalu yah, maaf mau numpang promo. bagi kk mana tau ada yang berkenan untuk mampir juga ke cerita aku. "Radit dan Tia" By Senada. berharap banget buat kehadirannya. terimakasih banyak. 🥰🥰🙏
mujahidin
semua karya mbak reinee, saya sangat suka. lebih mempertahankan kualitas dr pada kuantitas. ceritanya tidak terlalu panjang, dengan konflik yang mudah di pahami dengan alur cerita yang slalu menarik dan tidak bertele2. di tunggu kry selanjutnya. tp mungkin nnt bisa buat cerita yg lbh terksn islami..
Read All Reviews
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Meja makan Aruna sebenarnya sederhana. Hanya meja kayu tua yang orang tuanya beli dari pasar barang antik belasan tahun lalu, dipasangkan dengan empat kursi kayu yang warnanya sedikit berbeda satu sama lain. Di atas meja itu tersusun beberapa cangkir teh bergaya klasik, lengkap dengan alas cangkirnya yang tipis. Tatapan Amanda bergeser perlahan dari Aruna ke arah Atlas. Matanya mengamati lelaki itu tanpa terburu-buru, seperti seseorang yang sedang menilai sesuatu dengan sangat hati-hati.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as meja duduk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status