Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Permainan Mustahil

Permainan Mustahil

Aku bahkan sengaja memakai kacamata hitam agar tidak dikenali jika bertemu kenalan di jalan. Aku berjalan menyusuri jalan utama, tetapi beberapa apotek yang kulalui sudah tutup. Aku mulai cemas, terus berjalan hingga tiba-tiba sebuah toko perlengkapan dewasa muncul di hadapanku. Aku senang sekali, tetapi juga malu. Jika seorang wanita sendirian di malam buta masuk ke toko dewasa membeli pil kontrasepsi, apa pemilik toko tidak akan berprasangka aneh?
6.1K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

“Aku tidak butuh ratapan, pun tidak butuh kata-kata manis belaka. Aku gagal. Aku dikalahkan, aku dihina di hadapan ribuan prajurit, oleh Paman Wiku yang konyol dengan idealisme busuknya tentang ‘keseimbangan’ yang memuakkan! Kau paham itu, Mayang? KEKALAHAN!” “Gagal?” tanya Mayang, langkahnya yang gemulai tidak terhenti sedikit pun, ia justru mendekat seolah magnet takdir menariknya. “Bagaimana seorang Dewa Perang yang jurusnya sedalam samudra dan sedahsyat badai bisa disebut gagal, Gusti? Bukankah itu sebuah kemustahilan? Apakah sang mentari disebut gagal karena diselimuti awan tebal sesaat? Ataukah ombak samudra disebut tak berdaya karena bertemu karang terjal di tepi? Yang terjadi barulah
102.1K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
Sistem Pelindung Terkuat Bumi

Sistem Pelindung Terkuat Bumi

”Kenapa sulit sekali! Dinan hampir saja putus asa. Namun, dia teringat bahwa tidak ada kegagalan sebelum kematian itu datang menjemput. Ribuan kali kematian dan tak terhitung lagi rasa sakit saat ujian di menara pernah dirasakan oleh Dinan. Jadi, kenapa dia bisa memikirkan cara untuk menyerah begitu mudahnya setelah semua yang terjadi padanya? Rasa putus asa adalah kemustahilan itu sendiri. Jadi, tidak akan ada lagi putus asa dan harus terus berjuang!
1068.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
Melawan Kehendak Dewa

Melawan Kehendak Dewa

"Menarik, karena kau muncul lagi di hadapanku sebagai musuh, jangan harap bisa pulang dengan selamat." "Bacot! Kau tidak lihat aku bersama siapa? Tidak peduli segila apa kekuatanmu, kau tidak akan menang melawan kami!" Yun Ling sangat sombong, jelas menganggap dirinya berada di atas angin. 'Haruskah aku bermain dengannya? Tidak, karena mereka sudah datang ke tempatku dengan niat buruk, aku tidak punya kewajiban untuk membiarkan mereka hidup.'
103.5K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
Ifat

Ifat

Suaranya bergetar, serak dan nestapa. “Maaf Mira, aku tidak bisa.” “Kenapa, Fat? Kenapa tidak bisa??” Aku teringat kata-kata Ucon saat menceritakan dahsyatnya perang Badar, dan dahsyatnya pertarungan melawan nafsu yang jauh lebih besar. Aku juga teringat Ucon yang pernah berkata bahwa kehebatan seseorang itu bukan terletak pada kemampuannya mengalahkan lawan, tapi pada kemampuannya mengalahkan hawa nafsunya sendiri.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as melawan kemustahilan
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
Lelaki Tak Terkalahkan

Lelaki Tak Terkalahkan

"Selain itu, apa kamu bersedia mengampuni jika yang kalah adalah aku?" Nada bicara Tristan penuh dengan sindiran, dia tidak suka mengampuni musuh, apalagi terhadap orang yang memiliki sifat penjilat. Duaaar! Tristan menghentakkan satu kakinya ke bawah, membuat lantai sasana tarung yang terbuat dari batu berkuran raksasa selebar puluhan meter hancur berkeping-keping, lalu pecahan-pecahan kecilnya berhamburan ke udara.
8.565.8K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Kesalahan yang Tak Terhindarkan

ucap Ana pada dirinya sendiri. Dia bahkan tidak bisa menahan hasratnya sedikitpun untuk tidak melakukan hal itu. Entah apa yang Novan lakukan padanya. Setiap melihat kedua bola mata Novan yang memandangnya penuh hasrat, membuat diri Ana bergetar. Seakan terperangkap, dia tidak dapat lepas dari permainan Novan dan lupa diri. Semakin Novan menariknya, semakin ia menginginkannya pula. “Ini tidak baik untukku,” umpat Ana pada dirinya sendiri lagi. Namun sisi lain dirinya tidak dapat berbohong, bahwa dia pun menyukai hal itu. Malam tersebut Ana habiskan dalam keadaan yang penuh dengan penyangkalan. ***
107.8K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Wajahnya memerah, mulutnya terbuka seolah mau memaki, tetapi sepertinya terlalu marah sampai tidak bisa mengeluarkan kata-kata. Melihat Divora seperti itu, aku sekalian bicara blak-blakan, "Kamu benar-benar pintar memutarbalikkan konsep. Masih bilang 'kurang berbakat itu pantas mati?', memang ada yang bilang kurang berbakat itu bisa dihukum mati? Sepertinya nggak ada, 'kan?"
4.4K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

Hei jalan yuk Oyyy kamu kemana? Dim, kamu baik-aja kan? Dim, heloooo kok hp kamu gak bisa dihubungin? Kamu marah ya? Dim, beneran kamu marah? Aku bikin salah apa? Dim, bales dong. Aku kangen. Kamu udh janji lo mau muter2 di bdg sama aku Dim, kamu kenapa? Aku minta maaf kl aku ada salah dan bikin kamu marah. Tp tlg jangan diem gini. Aku malah bingung hrs gimana.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

“Kalau memang kamu belum bisa menerima aku jadi suamimu, Dek, setidak-tidaknya kamu bisa ikhlas, sekarang semua yang terjadi pada kita ini sudah jadi takdir!” Mas Ragil kembali bicara dan kalimat itu sedikit menyentuhku. Seandainya saja bisa bilang, maaf, ya, Mas! Bukannya aku tidak ikhlas atau tidak menerima jadi istrimu, tapi mungkin untuk lemah lembut sama kamu itu butuh proses, mengingat pertemuan awal sampai akhir antara aku dan kamu, selalu saja ada masalah. Kita bicara karena ada masalah, kita ketemu kalau punya masalah dan kita nggak ketemu juga karena punya masalah.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as melawan kemustahilan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status