Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Pinta Ana setengah memohon. Kaki Rico terus bergetar. Dia seperti sedang mencari alasan yang tepat. 'Bangsat! Sial kenapa dia chat disaat aku sudah tertidur sih?' batin Rico saat itu. Tidak ada sedikit pun rasa bersalah pada diri Rico. Dia hanya memikirkan kenapa dia bisa lupa untuk memastikan semua pesan itu terhapus semua. Bahkan sampai dapat terbaca oleh Ana. Ana mulai kehilangan kesabaran. “Rico, kamu mau jujur apa enggak?” Dengan tegas Ana membentak Rico.
107.8K viewsOngoingAdded to Library 286 Times as melawan lupa
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

Matanya berubah jadi nyalang, menatap tajam Sean yang sedikit terkejut dengan reaksi Vina. "Balikan?" Vina berdecih. "Ogah! Sampai lebaran monyet juga ogah! Lo gak amnesia kan? Jelas-jelas lo dulu yang campakin gue kaya permen karet, habis manis sepah dibuang! Terus sekarang lo mau jilat permen karet yang udah lo buang? Ngenes banget si idup lo!" "Vin, gue dulu emang bego banget karena gampang kehasut sama Davin————"
102.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as melawan lupa
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Dan memilih menengok kan kepalanya ke arah sumber suara yang tadi menyapanya. "Iya mbak---" Rara menggantungkan ucapannya, dia lupa nama perempuan yang berdiri di depannya. "Rini!" ujar mbak yang tadi menyapanya. "Eh, Iya ... Maaf mbak, lupa." jawab Rara sambil tersenyum simpul, malu. "Nggak pa pa, emang baru kenalan satu kali, cepat lagi, belum sempat cerita cerita kan kita, kemarin." Rini memaklumi kelupaan Rara pada namanya.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as melawan lupa
Read
+Library
Lelaki Tak Terkalahkan

Lelaki Tak Terkalahkan

Bagaimana jika nanti menabrak orang, bukankah itu hanya akan mendatangkan masalah? Sementara itu Tristan segera membungkam mulutnya rapat-rapat, menyadari kalau selama ini David Graham bahkan tidak pandai menyetir. Akhirnya Tristan hanya bisa pasrah, dan membiarkan dirinya duduk di kursi penumpang. Lagi pula dia belum tahu di mana rumah keluarga Wilson, akan sangat lucu jika dia berpura-pura amnesia, ya kan? Mengingat tadi dia sudah bersikap mengenali mertua dan istrinya.
8.565.6K viewsOngoingAdded to Library 2.6K Times as melawan lupa
Read
+Library
Presdir Dingin itu Suami Penggantiku

Presdir Dingin itu Suami Penggantiku

tanya gadis itu polos. "Melati, Jujur saja aku tidak ingat apa-apa tentang kejadian semalam diantara kita. Jadi aku minta sama kamu untuk melupakan kejadian semalam, anggap saja hal semalam itu tidak pernah terjadi diantara kita berdua!" sahut pria itu cepat. "Apa kamu benar-benar lupa mas?" tanya Melati sekali lagi.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as melawan lupa
Read
+Library
Aku Ingin Pisah

Aku Ingin Pisah

"Sialan! Kenapa sampai lupa tanya sandinya, sih?!" Sungguh Melan muak pada kebodohannya sendiri. Jika sudah begini, tidak mungkin ia menghubungi Lila lagi. Melan tak mau perempuan itu makin membanggakan diri karena seolah diperlukan olehnya. Akhirnya, Melan memutar otak—mencoba memasukkan angka asal. Tetapi, tak ada yang berhasil meski sudah dicoba beberapa kali. "Apa sandinya pakai tanggal lahir, ya?" gumamnya. "Coba aja, deh."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as melawan lupa
Read
+Library
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

“Maka kita tidak boleh ragu sedikit pun. Kau punya aku. Kau punya Lusi. Dan kau punya orang-orang yang masih ingat siapa dirimu sebenarnya. Itu kekuatan yang tidak akan pernah Nadine miliki.” Bu Mirah mengusap pundak Raina. “Jangan takut, Nak. Kenangan tidak bisa dimusnahkan. Selama ada yang mengingatmu, kau tetap Amara.” Raina mengangguk pelan, namun di hatinya ia tahu pertarungan baru saja dimulai. Nadine tidak akan berhenti. Dan ia pun tidak boleh goyah. Malam itu, saat kembali ke rumah besar, Raina menulis lagi di bukunya:
10994 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as melawan lupa
Read
+Library
Dia yang Dibawa Pulang, Aku yang Dilupakan

Dia yang Dibawa Pulang, Aku yang Dilupakan

“Dia memberitahu. Aku yang memintanya untuk tidak membiarkanmu menghubungi aku.” Aku menatapnya dengan tenang dan tegas. “Kurasa kita sudah mengatakan semua yang perlu dikatakan.” Dia mengangguk perlahan, penyesalan jelas terukir di wajahnya. “Maaf, Kellen. Aku pikir aku melakukan hal yang benar. Aku tidak pernah menyadari bahwa aku telah menyakitimu." “Tidak apa-apa,” kataku sambil tersenyum kecil. “Aku sudah melupakan sebagian besar dari itu.”
4.9K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as melawan lupa
Read
+Library
Memori Yang Menghukum

Memori Yang Menghukum

Ingatannya yang hilang membuat ia merasa terputus dari kenangan indah itu, dan ia tidak ingin disalahkan atas sesuatu yang tidak dapat ia kendalikan. "Leo," kata Sandra akhirnya, suaranya sedikit tajam. "Kamu tahu aku kehilangan ingatan, kan? Aku bahkan tidak ingat seperti apa aku dulu. Jadi, bagaimana aku bisa bersikap seperti dulu lagi?"
741 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as melawan lupa
Read
+Library
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Tangan kirinya menggenggam boarding pass yang mulai lembab karena keringat. “Lupain. Lo cuma perlu lupain,” gumamnya, nyaris tak terdengar oleh siapa pun. Tapi tentu saja, melupakan bukan perkara sesederhana menaruh nama seseorang ke dalam kotak dan menguncinya rapat-rapat.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as melawan lupa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status