Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Perceraian

Setelah Perceraian

Saat bibir berucap ikhlas, hati masih terasa sakit hingga ingin membalas. Memaafkan dan melupakan adalah dua hal yang berbeda. Memaafkan di bibir saja tanpa melupakan, maka rasa sakit itu akan tetap tertinggal. Melupakan satu masalah tanpa memaafkan orangnya, suatu saat teringat kita akan tetap membenci orang itu, walau sudah melupakan masalahnya. Banyak pikiran berkecamuk di kepala, benarkah teluh yang dikirim untuk mencelakakanku adalah ulah wanita selingkuhan Mas Harto?
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 676 Times as melawan lupa
Read
+Library
Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

"Aku hanya perantara, Dek. Kamu yang berjuang sebenarnya. Tetap semangat, move on dari masa lalu kelam itu. Buka lembaran baru. Kamu masih muda. Semoga kamu akan mendapatkan pengganti yang baik." Dengan netra berkabut, Melati tersenyum. Benar kata Yuli, dia harus move on. Melupakan hal-hal yang menyakitkan hati. Memang tidak mudah. Cara melupakan itu bukan seperti hilang ingatan, tapi seandainya masih teringat pun, semua yang menyakiti itu tak berpengaruh lagi. Itulah move on.
10138.0K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as melawan lupa
Show Reviews (34)
Read
+Library
Bintang ponsel
karya yg ini laen bikin greget kyk mles baca nya bikin sakit ati peran novel nya agk rada2 bebal trlalu naif n trlalu bodoh dlm bertindak tntg perselingkuhan suaminya mlh nerima2 aja , gk suka dgn karya mbk lis yg ini
Meilia
awalnya g mau buka karya mba Lis yg ini, cz d baca dr judul sama sinopsisx...takut aja kalo sad ending,, trus iseng dong baca bab 1 , eh lakok ketagihan pengen terus dan terus,,, suda 4 judul yg kubaca karyamu mba, dan semuax amazing, saya suka , saya suka,,
Read All Reviews
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Itu berarti… Adrian masih mengingatnya. Di dunia Adrian, ia bermimpi duduk di sebuah kafe, berbicara dengan seorang anak kecil bermata satu. Anak itu menatapnya dan bertanya: “Jika kamu lupa siapa kamu, dan semua orang juga lupa siapa kamu… apakah kamu masih ada?” Adrian terdiam. Lalu anak itu menaruh sebuah kartu di meja. Di atasnya tertulis: "Karakter yang dilupakan akan menjadi bagian dari Void."
1.9K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as melawan lupa
Read
+Library
Melupakan Pria Berengsek

Melupakan Pria Berengsek

"Lagi pula, kami nggak menyangka Adel akan begitu kejam pada dirinya sendiri hanya karena ngambek dengan Brian!" Sembari berbicara, dia tidak lupa menyeka air mata yang mengalir di pipinya. Melisa makin marah ketika melihat Gita masih saja bersandiwara seperti itu untuk menjelek-jelekkan aku. Dia berjalan ke depan dan menampar wajah Gita. "Bukankah kamu senang memungut apa yang sudah dibuang orang lain? Aku dan Adel nggak butuh pria yang seperti sampah! Kudoakan kalian bertiga akan hidup bersama selamanya! Jauh-jauh dari kami!"
7.4K viewsCompletedAdded to Library 258 Times as melawan lupa
Read
+Library
Antara Mencintai dan Melupakan

Antara Mencintai dan Melupakan

Celine terisak. Evan berusaha tenang, lalu berkata, "Apakah kamu tidak mengingat apa pun, Celine?" Evan mengamati wajah Celine yang terlihat menjadi ragu, apakah kesalahan justru berasal darinya? Ia tidak mengingat apa pun selain berusaha membuka pintu dan sedikit tentang ciuman ganas yang ia mulai lalu kemudian mendorong Evan, setelah itu ia sudah lupa semuanya.
9.838.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as melawan lupa
Read
+Library
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Kalau kamu nggak dijemput, lain hari,’’ ### Aku bingung. Kenapa banyak orang nuduh aku banyak lupa. Kata Bibi Sur aku lupa pernah bikin peraturan strict tentang pemakaian mesin jus. Aku lupa kalau aku punya mobil. Terus, kata suamiku aku lupa pernah mesenin catering buat prasmanan orang sekantor dia waktu ultah suamiku. Iya, aku memang banyak lupa. Tapi untungnya, aku nggak lupa bahwa aku pernah punya apartemen. Aku juga nggak lupa sama suamiku dan anakku. Tapi memang aku lupa rumah mertuaku di mana. Bahkan aku sempat lupa banget, wajah mertuaku itu seperti apa.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as melawan lupa
Read
+Library
Ketika Cinta Pertama Suamiku Kembali

Ketika Cinta Pertama Suamiku Kembali

jawab Marwan hanya bergeming, "Aku mau pinjem handphone Kamu sebentar buat telpon temanku, handphoneku kehabisan paket, Mas," Anita yang penasaran, dan berharap Marwan membuka pasword ponselnya. "Bawel banget yah, kamu sekarang! Aku lupa paswordnya berapa!" jawab Marwan dengan ketus, sembari menutup telinganya menggunakan bantal. Anita berpikir keras, bagaimana mungkin seseorang bisa lupa dengan pasword yang dia buat sendiri?
109.4K viewsOngoingAdded to Library 374 Times as melawan lupa
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Udara bergemuruh lembut. “Karena untuk memulai yang baru, kau harus tahu apa yang telah dimaafkan.” Aaron menunduk. “Dimaafkan… bukan dilupakan?” “Lupa adalah bentuk pelarian,” suara itu menjawab dari dalam dadanya. “Maaf adalah bentuk pemahaman.” Ilham mendekat, rambutnya basah oleh hujan ingatan. “Kalau begitu, biarkan kita basah oleh pemahaman.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as melawan lupa
Read
+Library
Tertawan Masa Lalu

Tertawan Masa Lalu

Terakhir kali mereka bertemu dalam kondisi Indana yang terbuai oleh cinta Saddam. Bunyi nada dering ponsel memecah kekalutan. Indana mengambil benda pipih itu dan melihat nama yang berpendar di layar. Ibu camer! Gawat. Indana melupakan sesuatu. "Assalamu'alaikum," sapa Indana dengan sopan. Indana menyalahkan diri sendiri mengapa bisa lupa oleh hal ini. "Wa'alaikumussalaam. Nak Inda, sudah sampai mana? kira-kira lima menit lagi Ibu sudah sampai di butik Glory."
1.7K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as melawan lupa
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

“Sebagian besar… tidak menghilang. Mereka… terlupakan.” Yara mencengkeram gagang pedangnya. “Apa maksudmu? Bagaimana seseorang bisa dilupakan… begitu saja?” Wen Jue menunjuk ke langit, di mana garis-garis seperti retakan membelah udara. “Itu bukan langit biasa. Itu adalah Selaput Ingatan. Batas terakhir antara dunia nyata dan dunia yang ditolak. Saat seseorang tidak lagi diingat… mereka melewati selaput itu. Dan lenyap dari sejarah.”
107.6K viewsOngoingAdded to Library 297 Times as melawan lupa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status