Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tujuh Tahun Yang Suram

Tujuh Tahun Yang Suram

Lalu Satu hentakan terakhir Mirwan berikan, membuat Andira menjeritkan namanya. “Mas Mirwan...” Mirwan dan Andira terpejam menikmati rasa percintaan di peraduan halal milik mereka yang berseprei coklat dengan tiga corak bunga mawar merah di tepi bawah. __
1056.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang melirik
Read
+Library
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Bab 44 Tok Tok Tok’ Aku melirik pada jam yang menunjukan pukul 12. 05. Jam tengah malam begini aku terbangun dikarenakan angin berhembus ditemani suara suara. Kali ini suara pintu diketuk berkali kali juga suara aneh yang membuatku akhirnya tidak bisa kembali memejamkan mata. Siapa sih mahluk tak bermoral yang mau bertamu malam malam begini? Bahkan di jam semua orang lelap dia malah ingin bertamu.
4.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 125 Beses bilang melirik
Read
+Library
SELIR HATI

SELIR HATI

Gita engga bisa tidur malam itu. Cermin kecil di atas mejanya terus menatap balik dirinya, seolah benda itu hidup. Setiap kali ia memalingkan wajah, refleksi kabur di dalamnya terasa bergerak sedikit. Seperti ada bayangan lain yang berusaha muncul. Sari datang membawa air hangat. “Nyonya, Anda belum tidur juga?” Gita buru-buru menutup cermin dengan kain. “Belum ngantuk, Sari. Lagipula udara dingin sekali malam ini.”
103.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 85 Beses bilang melirik
Read
+Library
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

"Aku menciptakannya sempurna di dalam game, tapi versi aslinya... jauh lebih indah." Lia menatap refleksi dirinya di cermin besar di seberang ruangan. Di sudut cermin itu, ada lampu LED kecil indikator smart mirror. Lampu itu berkedip dengan pola ritmis. ... - - - ... (S-O-S).
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 52 Beses bilang melirik
Read
+Library
Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

“Kaca itu adalah kaca one way, seharusnya tidak ada yang dapat melihat apa pun ke dalam sini. Ba—Bagaimana kamu bisa melihatku?” Dengan dahi berkerut, Melody menatap kaca itu. Kaca one way bekerja dengan cara memantulkan cahaya pada sisi yang lebih terang. Oleh karena itu, orang di dalam ruangan bisa melihat ke luar dengan jelas, sedangkan orang di luar hanya melihat pantulan seperti cermin. Pertanyaan itu hanya dijawab dengan gelengan kepala oleh Melody. Saat keluar dari ruangan kotak, Melody berjalan dengan wajah bingung.
1074.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang melirik
Ipakita ang mga Review (43)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Kisah yg seru & lucu... Karakter Damian yg pendiam, tapi pemerhati ,& peduli selalu berusaha menyelesaikan persoalan dalam diam Melody , karakter yg ceria, mandiri, menyenangkan ekspresif Dan mereka bersatu dalam pernikahan yg tak direncanakan.. Akankah mereka bisa menghadapi semua rintangan?....
ida sari
dr awal baca sdh jatuh hati pada cerita nya,,suka sama karakter melody yg ga lemah,dia lebih ke pembuktian diri nya bisa bertahan meskipun dikhianati bahkan di tinggalkan sama calon suami nya ,, justru melody tetap kuat dan calon suami nya nyesel setelah kehilangan melody...
Basahin ang Lahat ng Review
Menjinakkan Empat Selir Binatang

Menjinakkan Empat Selir Binatang

Matanya—matanya yang vertikal, dengan pupil seperti celah—menatap Shen Wei dengan intensitas yang membuat bulu kuduk Shen Wei merinding. "Selir She Ming." Shen Wei berusaha terdengar tenang. "Ada apa?" She Ming tidak menjawab. Ia terus mendekat. Satu langkah. Dua langkah. Hingga ia berdiri tepat di hadapan Shen Wei—lebih dekat dari yang seharusnya untuk seorang selir pada kaisarnya. Huo Yan mengerutkan kening. "She Ming, apa yang kau—"
9.65.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang melirik
Ipakita ang mga Review (11)
Read
+Library
EYN
Ini pertama kalinya baca buku fantasi. Awalnya cuma intip di bab 1 karena covernya cakep. Ternyata ceritanya menarik, bisa dipahami untuk pembaca awam seperti aku. Semangat menulis. Ditunggu update-nya. ^_^
Strawberry
Haiiii..... Happy weekend sebelumnya.. teman-teman aku mohon maaf, aku ada salah Up bab. Harusnya aku Up bab 16 tapi malah naikin bab 17. Mungkin kamu akan temukan dua bab yang sama. Besok baru diperbarui.
Basahin ang Lahat ng Review
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Yang muncul… adalah sebuah cermin. Tinggi, runcing di bagian atas, bingkainya dari tulang putih mengilap, dan permukaannya— bukan memantulkan wajah, tapi memantulkan kebenaran. Kaelira melangkah pelan ke depan. Ia tahu benda itu. “Itu… Cermin Syharil.” Anara menyipitkan mata. “Legenda yang katanya hanya muncul saat seseorang terlalu lama memendam luka?”
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 52 Beses bilang melirik
Read
+Library
Mr. Wolfy and His Siren Mate (INDONESIA)

Mr. Wolfy and His Siren Mate (INDONESIA)

“Aku serius, Elle! Apakah kau benar-benar tidak mengetahui apa pun tentangnya? Kau tidak melihat apa-apa dalam pandanganmu?” Mirielle menggeleng dan dengan sengaja menanti reaksi Max yang tampak tertunduk kecewa. “Baiklah kalau begitu. Aku akan ke kamarku. Thanks, Elle.” Mirielle hanya memandang punggung Max yang menjauh dan menghilang seiring dengan pintu kamarnya yang ditutup perlahan. ***
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 159 Beses bilang melirik
Read
+Library
Lima Jari Playboy

Lima Jari Playboy

liriknya, “kamu nggak sadar kalau kamu itu ganteng dan keren banget,” “Really?” aku mengangkat alis, “jangan ngeledek!” “Aku nggak ngeledek!” Imel mengeluarkan cermin kecil yang biasanya dia pakai untuk bercermin kala memoles make up. “Coba lihat, deh,” dia mengarahkan bibir dan daguku ke refleksi cermin itu. “Kamu tuh punya bibir yang pas, agak merah, dan kayaknya lembut buat dikecup! Hahaha!” tawanya puas.
9.320.3K viewsOn holdIdinagdag sa Library 486 Beses bilang melirik
Read
+Library
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

hardik Mirah dengan suara serak. Lilis berjengit mendengar suara keras dari Mirah. Matanya sembap karena pengaruh pil pemacu gairah. Pupil matanya terlihat sangat lebar dan kosong. Mirah menatap mereka dengan perasaan yang sangat gelap. Ia merasa harus merusak mereka sekarang juga. Itu lebih baik sebelum Agam meremukkan mereka. "Perhatikan botol pelumas berbahan dasar air ini!" perintah Mirah sambil mengambil botol dari lemari. Ia menuangkan cairan bening itu ke tangannya.
106.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 222 Beses bilang melirik
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status