Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Dia belajar cara memegang gelas wine tanpa menumpahkannya (gagal 3 kali), cara memotong steak tanpa bunyi sreet-sreet, dan yang paling sulit: Kelas Sastra. Rangga duduk di pojokan kafe, memegang pulpen mahal dan buku catatan kulit. Dia harus menulis puisi untuk Berlin. "Oke, Rangga. Lo bisa," gumamnya pada diri sendiri. "Arya bisa bikin lukisan titik doang laku miliaran. Gue harus bisa bikin kata-kata yang bikin Berlin meleleh." Rangga mulai menulis. Coret. Tulis lagi. Coret lagi.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as membaca sastra
Read
+Library
TERJERAT CINTA BOS DUDA

TERJERAT CINTA BOS DUDA

jawabnya. Aku menunggunya sembari bermain ponsel, membaca beberapa postingan di grup literasi. Ini adalah kegiatan yang lebih sering kulakukan saat ini, mambaca cerita bersambung yang selalu membuatku penasaran menanti alur ceritanya. Aku membaca sebuah cerbung yang sangat sedih, hingga tidak sadar kalau aku sudah menangis sesenggukan. "Kamu kenapa? Ini aku udah mijitin loh, masak gitu aja nangis?"
1019.1K viewsCompletedAdded to Library 763 Times as membaca sastra
Read
+Library
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

Bisma pura-pura tidak mengetahui hobi Melati. Gadis itu mengangguk. "Ya, aku emang hobi baca sih. He-he. Kamu juga suka baca?" "Ya, aku suka baca. Tapi aku sukanya baca buku komedi gitu. Kaya karyanya Raditya Dika, lucu-lucu." Bisma mulai berbohong lagi, padahal dia baru menghafalkan beberapa jenis buku yang sebelumnya tidak ia ketahui. Membaca adalah kegiatan paling membosankan.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as membaca sastra
Read
+Library
Our Fight

Our Fight

Kelas berjalan seperti biasa. Bu Hani menerangkan pelajaran sastra di depan kelas. Hari ini Bu Hani bercerita sebuah cerita klasik, penulis muda terkenal di masa lampau. Dongeng yang pas sebagai pengantar tidur siang. Mataku sekarang hanya terbuka setengah. Cerita Bu Hani terdengar seperti lagu nina bobo di telingaku. Aku mengalihkan pandangan pada gadis yang duduk paling depan sebelah kanan searah dengan jam satu. Dia terlihat fokus menyimak cerita Bu Hani. Sepertinya dia suka dengan pelajaran sastra. Tidak sepertiku. Jangan tanya Mino apakah dia juga menyimak Bu Hani. Dia menyimak Bu Hani dengan serius. Mendengarkan Bu Hani dengan tulus. Dia benar-benar menyukai pelajaran sastra. Apa hanya
107.9K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as membaca sastra
Read
+Library
Jejak Cinta Sang Presiden Mahasiswa

Jejak Cinta Sang Presiden Mahasiswa

Hana turun dengan hati-hati dan segera melepas helmnya. "Aku mau langsung ke bagian sastra," kata Hana sambil melangkah masuk. Ryan mengikuti dari belakang. "Kamu suka sastra?" Hana mengangguk sambil tersenyum. "Iya. Menurutku, sastra punya cara tersendiri untuk menggambarkan hidup. Kadang, di dalamnya tersimpan perasaan yang nggak bisa kita ungkapkan dengan kata-kata biasa."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as membaca sastra
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Para pemuda mulai terdorong untuk menekuni sastra, berlomba-lomba dalam kebijaksanaan, bukan sekadar dalam kekuatan dan kedudukan. Setelah menerima penghargaan, Raka melangkah ke tengah alun-alun. Dengan suara lantang namun lembut, ia berkata, “Syair dan sastra bukanlah sekadar alat untuk berlomba, bukan pula sekadar rangkaian kata indah untuk dipuji. Sastra adalah cermin bagi kehidupan, menjadi penuntun bagi yang mencari kebijaksanaan. Jika hari ini aku menang, itu bukan karena aku lebih hebat, melainkan karena aku memahami bahwa sastra harus menjadi teladan dalam hidup, bukan sekadar kebanggaan sesaat.”
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as membaca sastra
Read
+Library
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

Lala tidak menjawab tapi segera melompat dari kasurnya dan memeluk kakaknya erat-erat. "Kak, apa kau bisa membantuku?" tanya Lala menatap wajah kakaknya serius. Ide gila mulai terbesit dipikirannya untuk tetap mewujudkan mimpinya. Iya jurusan sastra memang sedikit dilirik orang. Tapi itu tidak membuatnya berubah pikiran. Sejak kecil Lala begitu mencintai karya sastra dan tulisan-tulisan indah.
1039.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as membaca sastra
Show Reviews (41)
Read
+Library
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
ANATA MEGA
Terimakasih buat teman-teman yang sudah mendukung karya ini hingga tamat. Jujur saja aku terharu atas apresiasinya dikarya AZRA yang pertama ini. Jangan lupa baca juga karya AZRA yang berjudul Dewi Ambigu. Terimakasih. Salam sayang...
Read All Reviews
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

“Sekarang kamu bagaimana? Masih di toko buku?” Wajah Keyla langsung berbinar. “Masih. Aku suka di sana. Tenang. Aku juga bantu paduan suara remaja setiap Sabtu. Dan… aku lagi daftar kuliah pelan-pelan.” “Oh ya? Jurusan apa?” “Sastra. Atau penulisan kreatif, kalau bisa.” Ia tertawa kecil. “Kedengarannya klise ya?” “Justru keren,” jawab Dimas tulus. “Kamu ingin menulis?”
4.1K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as membaca sastra
Read
+Library
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Tata bicaranya sangat sopan. “Bunda, izin bertanya mengenai santri wati yang lebih sering membaca novel dibandingkan buku pelajaran. Beberapa santri wati kedapan membaca meminjam novel di perpustakaan dan membawa ke asrama. Sehingga santri ini meninggalkan kewajiban mereka!” ucapnya. Terdengar merdu di telinga Danil. Bahkan, Dia terus menatapnya. Meskipun posisisnya agak di belakang.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as membaca sastra
Read
+Library
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

Untuk menyembunyikan perasaan hancur berkeringat keping dalam dadaku. Askara memarkirkan kursi rodanya disampingku, dia meminum teh dari cagkirku, lalu tersenyum ke arahku. " Kau seorang penulis Ria?" Askara memulai obrolan kami. " Aku lihat beberapa bukumu itu ditulis dengan namamu." " Iyah, aku cukup Famous untuk urusan sastra, aku memang anak jurusan Sastra Kan As" " Kau suka menulis apa?"
2.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as membaca sastra
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status