Biar Kutanggung Dosa Malam Itu
’’ Bibi meletakkan jari telunjuknya di bibir, pertanda menyuruhku mengecilkan volume suaraku.
‘’Maaf deh, Bi. Nggak kok, nggak akan kedengaran, Bi.’’ Aku tersenyum menatap wajah cemas bibi.
‘’Eh, Bibi beberes dari tadi kan? Aku malah ngeganggu Bibi. Bibi ngerasa terganggu nggak sih, Bi?’’
‘’Nggak sama sekali kok, Monik. Ini udah siap, mulut Bibi bicara dan tangan juga gerak makanya selesai cepat.’’ Bibi tertawa kecil.
Hot Chapters