Ada satu hal yang selalu kupikirkan sebelum posting di Twitter: 'Apakah ini bisa dibalikkan untuk menyakitiku?' Medsos itu seperti pisau bermata dua—bisa bikin kamu viral karena hal keren, tapi juga bisa jadi bahan olokan dalam sekejap. Aku belajar dari pengalaman teman yang pernah kecolongan karena venting terlalu personal. Sekarang, aku cuma share konten yang udah aku filter—ga ada uneg-uneg kerjaan, ga ada screenshot chat ambigu, apalagi nyinyiran halus. Fokus ke konten positif seperti hobi atau hal-hal netral itu aman banget. Lagipula, mending dikira boring daripada jadi trending topic karena alasan salah.
Selain itu, aku selalu cek setelan privasi dan audit follower secara berkala. Ada beberapa akun 'tukang screenshit' yang sengaja follow banyak orang cuma buat ngumpulin bahan gosip. Kalau nemu akun mencurigakan, langsung block tanpa basa-basi. Jangan lupa matiin fitur 'tag foto' biar ga ada yang bisa ngait-ngaitin kita sama konten random.