BERCINTA DENGAN HANTU
terangku kepadanya memohon pengertiannya
HENING
Tidak nampak pergerakan apapun, mungkinkah Mayang di depanku, sedang menuduk dan melelehkan cucuran airmata, aku tidak tahu, seperti di sinetron-sinetron itu
Ada rasa iba juga, bagaimanapun dia wanita, pasti tidak rela berbagi suami, tapi kan dia harus mengerti situasinya, tadi sudah kujelaskan panjang lebar,
Kucoba meraih tubuhnya, nihil hanya angina, tanganku menggapai ruang kosong,
“Kesinilah Yang, aku ingin memelukmu, jangan sedih sendirian,” cicitku empati
“Ketahuilah, aku juga bersedih dan bingung, tapi aku tidak mungkin melawan ibuiku sendiri bukan?,” aku coba memberi pengertian, tapi sebenarnya gombal juga sih hehehe, biarlah asal bisa
Hot Chapters