Siapa yang Mengerti Hatiku?
Hanya saja, di antara alisnya tertimbun kelelahan yang sulit dihapus dan hasrat berlebihan yang menggelora.
Di tangannya ada sebuket besar bunga calla putih yang langka, bahasa bunganya adalah "cinta yang tulus dan penebusan dosa". Dia menatap Oria dengan tatapan sangat rumit yang tersirat penyesalan, kerinduan, dan terlebih lagi obsesi untuk memilikinya kembali. "Oria ... selamat datang kembali."
Suaranya rendah, berusaha tetap tenang, tetapi terdengar serak karena gugup.