Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kisah Dari Bahari

Kisah Dari Bahari

Dia terlihat bangga berada disana. Rawa mengikatnya ke tiang kemudian melangkah mundur ke belakang Tatari. Sang ketua klan memunculkan secarik kertas dari air dengan sihirnya. Dia kemudian mengeluarkan peralatan menggambar. Tangannya bergerak dengan cepat mewujudkan apa yang ada dipikirannya. Dari tempat Dama berada, dia dapat melihat kalau hasilnya sangat bagus. Bagi Dama yang adalah orang awam, itu telihat sangat nyata. Bahkan lipatan kain di baju Kanse juga ditampilkan dengan jelas. Disana dia digambarkan dengan petit yang mendatanginya dari langit.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
Pria Cacat Itu, Suamiku

Pria Cacat Itu, Suamiku

tanya Amar “Kita butuh ruangan khusus untuk kita bekerja. Kalau di kamar ini kan sempit banget. Jadi kita perlu sebuah ruangan khusus untuk dua buah laptop bila perlu komputer dan alat-alat lainnya. Tidak mungkin juga kan kalau kamu akan membuat rancangan hanya dengan laptop saja? Kamu butuh Peralatan menggambar arsitektur: Peralatan atau perlengkapan yang biasa dipakai dalam menggambar seperti media kertas gambar, perangkat gambar, pensil, rapido, penghapus, penggaris serta alat meja dan kursi gambar, mesin gambar, lampu penerangan juga, iya kan?” Azura menjelaskan dengan gamblang.
1012.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 412 Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
Menyulam Asa di Dua Hati

Menyulam Asa di Dua Hati

Ia tahu, pertemuan ini adalah sebuah pelarian, tapi hatinya menginginkan kedekatan yang begitu ia rindukan. Tak lama, Arjuna muncul dari arah lain, berpenampilan kasual, mengenakan kaus hitam bergambar Kamen Rider dan celana jeans. Raut wajahnya penuh kehangatan yang langsung menyelimuti Indy dalam rasa aman dan gembira. Mereka berdua saling tersenyum, tanpa kata-kata. Di antara mereka terjalin rasa yang tak perlu dijelaskan, sebuah pemahaman yang tumbuh dari kesamaan nasib dan kebahagiaan yang tak bisa mereka temukan di rumah masing-masing.
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
Athanasia

Athanasia

Sia menggambar dengan khidmat, dengan pensil di tangannya Sia mulai menggambar dua insan yang saling bergandeng tangan yang berada di suatu pantai dengan ombak dan angin yang sejuk, serta matahari yang mulai tenggelam dengan di iringi nyayian burung yang berimigrasi. Setelah beberapa menit, akhirnya gambarannya jadi. Sia menempelkan gambarannya di dinding dengan kata-kata semangat dan berjanji suatu saat pemandangan seperti ini akan terjadi kepadanya. Sia berjalan menuju meja belajarnya dan menghidupkan laptopnya dan membuka web yang ia buat, berisikan kata-kata romantis dan gambaran yang ia buat. Banyak yang meninggalkan komentar seperti.
Sikat na Kabanata
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 117 Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
Suami Mempesona Ternyata Mencintaiku

Suami Mempesona Ternyata Mencintaiku

Hal itulah yang membuat Gemini merasa gambarnya sudah rusak. “Yang benar Pa bisa diperbaiki?” Kalandra mengangguk. Mengajak keduanya ke meja belajar. Ia menaruh buku gambar tersebut lalu mengambil pensil warna yang biasa dipakai Gemini untuk mewarnai. “Nah, seperti ini. Jadi kupu-kupu ini juga punya corak hitam di dalam sayapnya. Warna di tepi sayapnya tinggal kamu rapikan lagi.”
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 69 Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
Melukis

Melukis

Pada masing-masing sisi memiliki gambar yang berbeda, pada sisi berwarna abu, ia melukis abstrak di atas nya, dan pada sisi berwarna biru, ia melukis bunga-bunga dan pepohonan. Setelah mandi dan sarapan, Raina dan Aruma berangkat ke sekolah bersama menggunakan sepeda motor milik Raina. Sekolah mereka berdua hanya berjarak sepuluh menit, jadi sebelum Raina sampai ke sekolah nya, dia melewati sekolah Aruma terlebih dahulu dan menurunkan adiknya di sana. "Kak kemarin gimana ke pamerannya?" Aruma baru sempat bertanya sekarang, karena semalam ia langsung masuk ke kamar nya untuk tidur dan mandi begitu sampai di rumah.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
Istri yang Tak Diinginkan

Istri yang Tak Diinginkan

Dengan ekspresi mendung, Kimberly menunjukkan hasil gambar yang baru selesai tujuh puluh persen, ke hadapan sang ibu. Kening Feli berkerut saat melihat gambar anime laki-laki tersebut. “Matanya tajam sekali, senyumannya juga mengerikan. Apa ini karakter penjahat buat komik kamu?” Ya, Kimberly senang membuat komik, tapi ia tidak memublikasikannya alias hanya sekadar hobi saja.
9.61.4M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 51.7K Beses bilang menggambar kamen rider
Ipakita ang mga Review (157)
Read
+Library
Es merah delima
Udah 5x aku baca novel ini dari bab awal sampai bab 100, selebihnya aku ga lanjut. Tiap baca bab awal bisa nangis, dada panas. Author bagus di bab awal, selanjutnya kurang greget setelah Belvina meninggoy. Ada rekomen cerita kayak begini lagi ga readers? Bagus tp sayang harusnya di tamatin lbh awal
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. Seru nih. Judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Basahin ang Lahat ng Review
Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Tak lama kemudian, ia menggeleng tegas sambil menatap Kageo dengan mata bulatnya yang jernih. "Aku mau menggambar yang lain, Paman." "Oh ya? Kau mau menggambar apa?" tanya Kageo, sedikit terkejut karena tawarannya ditolak. "Aku ingin membuat robot polisi yang membawa pistol!" seru Kayden penuh semangat. "Supaya dia bisa menangkap orang jahat yang suka memasang perangkap untuk hewan di hutan!" Mendengar itu, tawa Rezon meledak. Ia mengacak rambut Kayden dengan gemas.
10135.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.3K Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

jawab Ira. “Iya, iya aku ingat tidak usah kamu perjelas lagi,” jawab Furkam sedikit kesal. “Okelah kalau gitu sekarang giliran kamu yang menggambarkan untuk ku,” kata Ira. “Kamu mau gambar apa?” tanya Furkam. “Sebuah gambar anime apa kamu bisa?” tanya Ira. “Gampang,” jawab Furkam dan memulai menggambar. Ira yang menunggu Furkam menggambar mulai merasa bosan, waktu pun sudah menjelang sore.
106.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 183 Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

balas Izumi dengan pandangan fokus pada Kaito dan sketsanya. Kaito menghela napas panjang. Kakinya kini mulai terasa pegal karena terlalu lama berdiri. Ia memandang Izumi berharap pemuda itu segera menyelesaikan sketsanya. Tak lama setelah itu, Izumi selesai dengan pekerjaannya dan meminta Kaito agar gantian menggambarnya. Dengan ekspresi lega, Kaito duduk di kursi yang awalnya ditempati oleh Izumi. Ia membuka buku sketsanya dan mulai menggambar Izumi. Tak seperti Izumi yang hampir membutuhkan waktu hampir satu jam untuk menyelesaikan sketsanya, Kaito mengerjakannya dengan cepat. Dalam waktu tiga puluh menit dia sudah selesai menggambar sketsa Izumi.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 113 Beses bilang menggambar kamen rider
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status