SELIR HATI
Aroma teh melati menyebar lembut.
Saat Gita masuk, beberapa selir langsung saling berbisik. Selir Ayu, salah satu yang sudah lama tinggal di istana, tersenyum manis tapi matanya penuh sindiran.
"Selir Gita, kabar tentang Anda luar biasa cepat. Baru sebentar masuk istana, sudah menarik perhatian Baginda," ucapnya sambil menuang teh.
Gita duduk dengan tenang. "Saya hanya melakukan apa yang harus dilakukan, Selir Ayu. Tidak Lebih."
Bab Populer