Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sekeping Hati yang Bertahan

Sekeping Hati yang Bertahan

Suatu sore, ketika mereka sedang menikmati teh di taman belakang, Ana tiba-tiba membuka pembicaraan tentang masa depan. "Mbak Wulan, apa kamu pernah berpikir tentang apa yang akan terjadi di masa depan? Maksudku, dalam beberapa tahun ke depan, apakah kamu sudah punya rencana?" tanya Ana dengan nada serius. Wulan terdiam sejenak sebelum menjawab. "Tentu saja, Ana. Aku selalu memikirkan masa depan. Tapi, kadang-kadang aku lebih memilih untuk fokus pada apa yang ada di depan mata dulu."
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

“Aku takut.” “Takut kenapa?” “Takut bahagia ini nggak bertahan. Takut nanti semua ini hilang.” Reyan menggenggam kedua pundaknya, lalu menatapnya serius. “Kalau kamu sibuk khawatir tentang masa depan, kamu akan lupa bahwa sekarang kamu sedang mewujudkan mimpi.” Jasmin mengangguk pelan. “Kamu benar.”
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Di Balik Asmara Sang Aktris

Di Balik Asmara Sang Aktris

"Jangan! Segalanya akan baik-baik saja, Rana. Aku jamin." "Kamu yakin?" "Aku yakin, setelah liburanmu dari Korea, segalanya akan kembali seperti semula. Segalanya akan berjalan dengan lancar. Segala hal yang tak terprediksi ini akan selesai. Kita akan merencanakan sebuah masa depan. Masa depan yang bahagia. Masa depan yang benar-benar nyata. Oke?" ***
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Tentang Juni Lalu

Tentang Juni Lalu

Jalan benar yang seperti apa versi bapaknya? “Jangan pernah meragukan kemampuan seorang anak untuk meraih masa depannya. Kau harusnya mempercayai anakmu bukan malah memotong jalan yang susah payah Hanin buka untuk masa depannya. Kau harusnya percaya, Pak, jika masa depan seorang anak tidak selalu berada di tangan orang tuanya, tidak selalu Bapak Ibunya yang mengatur,” “Lalu masa depan yang seperti apa yang sedang anakmu itu susun, Bu?! Menjadi seorang penulis yang tidak pernah jelas masa depannya?”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Perjalanan Cinta Abadi

Perjalanan Cinta Abadi

Mereka merasa bahwa mereka telah melewati ujian besar dalam hubungan mereka dan kini siap untuk menghadapi masa depan bersama-sama. Mereka mulai merencanakan lebih banyak tentang masa depan mereka, tentang proyek-proyek yang ingin mereka kerjakan, dan tentang bagaimana mereka akan membangun kehidupan bersama. Mereka juga mulai membicarakan tentang impian pribadi mereka, seperti berkeluarga, memiliki rumah sendiri, dan melakukan perjalanan keliling dunia.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu

Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu

"Lagipula, yang penting, kan, masa depan." Ariyan mengulas senyum tipis, membalas tatapan Kaivan dengan tenang. "Setuju. Masa depan memang jauh lebih menarik buat dibahas. Kenapa harus bernostalgia membahas masa lalu? Hidup ini maju ke depan, bukan mundur ke belakang.” "Nah, betul itu Pak Ariyan," kata Hendra menimpali. "Kalau begitu, langsung ke prosesnya saja, Pak Kaivan."
9.9112.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai merencanakan masa depan
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
MASIH UNTUNG ADA KARAKTER KAIVAN DISINI, WALAUPUN CUMA CERITA FIKSI, CERITA INI TERKADANG SUKA BENERAN ADA DI KEHIDUPAN NYATA..!! MUNGKIN KALAU GA ADA KARAKTER KAIVAN, ZIVA BISA MATI BUNUH DIRI KALI...!!!
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. Seru nih. Judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Atlantis: Para Keturunan Terakhir

Atlantis: Para Keturunan Terakhir

Hanya baju putih tanpa apa pun. "T–tapi ... di mana kita?" ***** "The future is not something we can see, so we have to prepare for it."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

canda gw ke Mulan sambil gw matiin komputer "yeeeeeee.....enak aja lo!, jatahnya sendiri sendiri dong !" protes Mulan ke gw "hahahaha....." Rena masih tertawa terpingkal pingkal. Malam itu merupakan awal prosesi perubahan cara kita berpikir dalam memandang masa depan, malam itu kita banyak bercanda dan berdiskusi mengenai masa depan dan kebahagiaan yang ingin diraih masing masing. Seorang Rena mengharapkan masa depan yang sempurna dalam berkeluarga dan berkarir, dia ingin menjadi seorang wanita karir dan tidak terlalu bergantung kepada suaminya, sementara Mulan sendiri lebih baik memilih menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik jika keadaannya memungkinkan. Sementara gw sendiri l
8.918.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

“Aku tahu hatimu hancur tapi Sekar, perjalananmu masih sangat panjang, kau masih muda dan punya masa depan yang cerah –“ “Cerah! Kau sudah lihat masa depanku hancur dan sekarang kau mengatakan hal itu dokter!?” “Tidak ada yang mengetahui masa depan seseorang termasuk dirimu sendiri Sekar. Bisa jadi, Tuhan merencanakan sesuatu kepadamu di masa depan, kita harus terus percaya dan berpikir positif kan?” “Kau tidak bisa menjamin semuanya.” Air mata gadis itu terjatuh lagi.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Kadang cukup satu malam ketika kamu berkata pada diri sendiri: “Kalau aku lanjut, aku tahu ke mana arahnya.” Dan kejujuran itu cukup untuk mengubah langkah. Aku tidak tahu apa yang sedang kamu hadapi. Tapi aku tahu satu hal sederhana: Masa depan tidak hilang dalam satu hari. Ia bergeser perlahan. Dan kalau ia bisa bergeser menjauh, ia juga bisa digeser kembali. Tidak instan. Tidak cepat. Tapi mungkin. Dan mungkin itu yang paling penting.
546 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai merencanakan masa depan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status