Hai Om, Aku Calon Istrimu!
Om Kais sudah menyiapkan pasta gigi di sikat gigiku, menyalakan keran air hangat.
"Buka mulut, Sayang." Om Kais menyodorkan sikat gigi.
Aku membuka mulut, dia menyikatkan gigiku dengan lembut. Seperti menyikat gigi anak kecil.
"Bunny, aku bisa sendiri." Aku berbicara dengan mulut berbusa.
"Iya, tapi aku mau bantuin. Biar cepet." Om Kais tersenyum, terus menyikat dengan telaten. "Udah, sekarang kumur."