Ah! Mantap Mas Ramli
Justru mereka mulai digoda untuk menikmati kembali momen-momen indah waktu di hotel beberapa jam yang lalu.
Kedua mata Ramli mulai nakal, pria yang setiap hari bergelut dengan pekerjaan rumah, dari potong rumput sampai naik genteng, kali ini ia harus bergelut dengan nafsu dan gairah.
Oh bukan, tepatnya kerjasama.
Kerjasama yang entah dibilang menguntungkan atau tidak, karena ada norma yang harus dilanggar.
Bercinta dengan istri orang, membuatnya sampai hamil dan dibayar, gila, bukan!