ELLIA
Mike yang mendorong mobil dengan kedua tangan, berkata dengan lemah, “Ayo, dorong terus, sebentar lagi sampai.”
Tak terdengar suara dari Bomba kecuali deru nafasnya yang menggebu-debu. Ia pun menduga bila keberadaan rumah di peta yang terlihat di monitor hanya kekeliruan monitor belaka. Rumah yang belum tampak yang menjadi harapannya itu, baginya hanya fatamorgana. Seperti musafir di tengah gurun pasir yang melihat air danau yang melimpah, namun setelah didekati nyatanya tak pernah ada danau apalagi air.
Bab Populer