Dimanja Tiga Majikan Cantik
Sepatu yang harganya mungkin bisa buat makan satu kampung itu kini berubah warna menjadi cokelat kusam, tapi Shella sama sekali tidak melihat ke bawah atau mengeluh jijik.
"Shell, sepatu kamu kotor banget kena lumpur. Sayang banget itu sepatu mahal," tegurku merasa tidak enak hati melihat barang mahalnya rusak gara-gara kondisi rumahku.
"Bodo amat sama sepatu, Raf. Sepatu bisa dicuci, bisa beli lagi. Sekarang yang penting kamu sama Paman Sudra bisa masuk rumah dengan aman," jawab Shella ketus tapi penuh perhatian, dia sama sekali tidak peduli pada penampilannya yang mulai kotor.