My Favorit Servant
"Lagipula, untuk apa? Kau itu belum menikah, siapa yang hamil?"
Arinda diam, dia ragu dan takkan mengatakan bahwa dirinya masih tak percaya dengan kehamilan yang baru di ketahuinya. Menghela napasnya beberapa kali, Arinda mendongak.
"Saya tertarik saja, soalnya saya punya teman yang baru menikah. Dia ingin cepat-cepat hamil, ya, begitulah." Arinda berkata patah-patah, dia sebenarnya malu.
Hot Chapters