Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sinar di Balik Pengkhianatan

Sinar di Balik Pengkhianatan

Selama tiga tahun menikah dengan Suryanto Pradana, Julianti Sahara telah mengalami enam puluh delapan kali percobaan pembunuhan oleh musuh-musuhnya. Diceburkan ke sungai, dibakar, diserang dengan pisau ... Semua ini terjadi hanya karena Suryanto menguasai jaringan gelap Kota Beirus, membuatnya memiliki musuh yang tak terhitung jumlahnya. Orang-orang itu yakin bahwa Julianti adalah titik lemah Suryanto, sehingga mereka tidak segan-segan menyerangnya. Setiap kali Julianti berhasil selamat dari ambang kematian, Suryanto akan memeluknya dengan erat, matanya memerah, tangannya gemetar saat berkomunikasi dengan bahasa isyarat, "Aku yang tidak berguna, tidak bisa melindungimu dengan baik." Hingga pada terakhir kali, Julianti diculik dan diikat di samping tangki penyimpanan minyak oleh musuhnya, lalu diledakkan hingga sekarat. Julianti terbangun di rumah sakit dan menyadari bahwa pendengarannya pulih. Di telinganya terdengar suara Suryanto yang sedang berbicara dengan temannya. "Dulu, saat Yulia Ananda diculik oleh musuhmu, untuk melindunginya, kamu sengaja memutus hubungan dengannya, lalu menikahi Julianti, si gadis tuli itu. Kamu memanjakannya sampai semua orang tahu, membuat musuh-musuhmu mengira bahwa Julianti adalah orang yang paling kamu cintai, sehingga dia berulang kali menjadi tameng bagi Yulia ... Apakah kamu tidak terlalu kejam melakukan itu?"
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Ini adalah malam tahun baru ketiga sejak suamiku bangkrut. Rumah kami begitu miskin sampai tidak tersisa beras sedikit pun. Dia bilang, dia ingin makan daging. Dengan suhu minus 20 derajat dan badai salju lebat, aku menahan dingin sambil mengendarai motor listrik tua untuk mengambil pesanan kerja lepas. Jalanan terlalu licin. Aku dan motorku terperosok ke selokan. Beberapa tulang rusukku patah dan di tengah salju yang menutupi langit, tubuhku perlahan kehilangan suhu. Menjelang ajal, tanganku masih mencengkeram erat kotak lauk daging goreng yang kubeli khusus untuk tambahan makanannya. Setelah jiwaku meninggalkan tubuh, aku melayang kembali ke rumah kontrakan kami yang selalu berangin, tetapi tak ada seorang pun di sana. Aku keluar dan melihat suamiku berdiri rapi dengan setelan jas di sebuah vila mewah yang hanya terpisah satu jalan. Di tangannya sedang menggoyangkan segelas anggur merah dengan santai. Sekelompok pengawal bersikap sangat hormat kepadanya. Aku melayang mendekat dan mendengar dia bergumam, "Aku benar-benar nggak kepengin lagi jalani hidup sengsara begini. Kalau wanita bodoh itu tahu aku pewaris orang terkaya, mungkin dia akan senang setengah mati." "Tapi, ke mana dia pergi? Kenapa belum pulang untuk masak? Benar-benar makin malas saja." Namun dia tidak tahu, aku tidak bisa pulang lagi.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

[Heyyy! Gadis kampung! Ini peringatan saya yang ke sekian! Kamu pake guna-guna apa, hah?! Cepetan hilangkan ilmu hitam yang kamu kirimkan pada Ashraf! Kamu tidak pantas menjadi menantu di keluarga Adireja!] Aku menghela napas panjang. Sehari setelah aku menerima lamaran Tuan Muda Ashraf, aku selalu mendapatkan terror dari nomor yang tidak dikenal. Pikiranku yang sedang kacau oleh hal itu, bertambah runyam oleh omelan yang keluar dari mulut cabenya Teh Selvi. “Kalau semua ayam yang kamu goreng gosong? Kamu pergi lagi ke pasar beli ayam lagi pake duit kamu sendiri, punya gak?” cibirnya. Dia tak pernah bosan menghinaku karena kastaku yang dianggapnya rendahan. Aku lupa ada sepasang netra yang menatapku sambil berlinang. “Ibu kenapa?” Aku menoleh ke arahnya setelah Teh Selvi berlalu. “Maafin Ibu sama ayah kamu, Ta! Kalau saja kami punya uang dan menyekolahkan kamu tinggi, mungkin kakak-kakak sepupumu tidak akan merendahkanmu seperti ini?” isaknya. Wa’ Imah hanya sesekali melirik kearahku dan Ibu. “Bu, sudahlah! Sinta tidak apa-apa! Tuhan tidak akan salah memilih orang yang akan Dia tinggikan, Allah tidak hanya melihat dari pendidikannya. Meskipun seluruh dunia merendahkan orang itu, jika Allah meninggikannya semua bisa apa? Ibu hanya perlu mendoakanku agar tetap menjadi orang yang penuh syukur dan berada di jalan-Nya. Ibu mau kan jika Allah memilihku dan meninggikan derajat kita suatu hari nanti?”
9.7329.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.9K kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
Bermain Api Dengan Nyonya

Bermain Api Dengan Nyonya

Kendi Sulistyo hanyalah seorang pelayan hotel biasa, sampai aroma Black Opium perpaduan kopi pekat dan vanila yang memabukkan—menjerat kewarasannya. Nyonya Mery, sang predator berwajah malaikat, menyeretnya ke dalam kamar 1202, bukan untuk sebuah pelayanan kamar biasa, melainkan untuk sebuah skandal berdarah yang mengubah hidupnya dalam satu malam. Saat jasad suami Mery ditemukan tak bernyawa dengan sisa racun di gelas anggur, Kendi menyadari satu hal : dia bukan kekasih, melainkan kambing hitam yang sudah dipersiapkan dengan rapi. Terjepit di antara ancaman algojo penjara dan pengkhianatan dingin Mery, Kendi terpaksa melarikan diri ke dinginnya kota Bandung demi satu rahasia yang lebih mematikan daripada pembunuhan itu sendiri—seorang "anak" yang identitasnya bisa menghancurkan dinasti keluarga Waluyo. Di bawah kabut Lembang yang mencekam, Kendi harus memilih : membalas dendam dengan peluru di tangan, atau kembali menyerah pada sentuhan sensual sang Nyonya yang ternyata menyimpan belati di balik punggungnya. Namun, saat sebuah kancing manset berdarah ditemukan di saku seragamnya, Kendi tersadar—permainan ini baru saja dimulai, dan nyawa orang tuanya adalah taruhan terakhir. Siapakah yang akan bertahan saat rahasia paling kelam terkuak di balik aroma vanila yang mematikan?
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
Wanita Pengganti, Pengingat Wanita Di Masa Lalu

Wanita Pengganti, Pengingat Wanita Di Masa Lalu

Semua orang di Idalia selatan tahu bahwa Lorenzo mencintaiku dengan tergila-gila. Namun, ternyata dia menjadikan seorang wanita yang jauh lebih muda di Naplas sebagai simpanannya. Orang-orang bilang wajahnya sangat mirip denganku di masa lalu. Dia mengatakan kepada semua orang bahwa gadis itu hanyalah pengingat dari wanita yang pernah paling dicintainya. Dia juga memberi perintah tegas agar jangan ada yang membiarkanku mengetahui tentang wanita itu. Sampai hari ketika aku mengetahui bahwa aku hamil. Aku pergi ke kantornya untuk memberitahukan kabar itu sendiri, tetapi langkahku terhenti di depan pintu ketika aku mendengar suara seorang wanita muda dari dalam. "Lorenzo ... apa aku ada di sini hanya karena aku mengingatkanmu pada dirinya?" Pintunya sedikit terbuka. Dari celah itu, aku melihat seorang wanita muda yang terlalu mirip denganku, mengenakan jaketnya dan memegang gelas miliknya. Aku berdiri di sana, nyaris tidak bisa bernapas. Lalu, aku mendengarnya menjawab, "Jangan bandingkan dirimu dengannya. Dia nggak akan pernah bisa jadi seperti kamu." Aku berbalik dan pergi tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Malam itu, aku menelepon ibuku. "Ibu, aku sudah memutuskan." Ibuku terdiam sesaat. "Aku ingin sebuah kebakaran," kataku. "Sesuatu yang nggak akan menyisakan seorang pun hidup. Saat semuanya berakhir, Sofia Mardiansyah harus mati bagi dunia."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
FOTO SUAMI DAN KEPONAKANKU

FOTO SUAMI DAN KEPONAKANKU

Arini seorang ibu rumah tangga yang memiliki suami pekerja keras dan perhatian. Dia merasa sempurna sepanjang membina bahtera rumah tangga bersama Wahyu, suaminya. Memiliki usaha konveksi yang dia tekuni sejak awal bersama sang suami hingga kini menjadi besar dan memiliki beberapa karyawan. memiliki dua orang putra yang sholeh, adalah kebahagiaan yang tak tertandingi baginya. Siapa yang menyangka, bahwa rumah tangga yang dijalaninya selama berpuluh tahun itu digoncang prahara yang tak habis dia pikirkan. Suaminya kedapatan berselingkuh dengan keponakannya sendiri. Hancur dunia Arini mengetahui hubungan gelas suami dan keponakannya itu. Namun, Arini mendapat dukungan dari mertua dlserta iparnya yang begitu baik dan perhatian. Serta menentang keras perselingkuhan Wahyu. Dimulai dari kedatangan mertuanya, sampai akhirnya dia menemukan sesuatu yang ganjil dari hubungan gelap suaminya. Rupayanya, sang suami berada di bawah pengaruh ilmu hitam kiriman dari sang gundik yang merupakan keponakannya sendiri. Akan tetapi, sang keponakan pun sebenarnya dalam bahaya besar yang mengintai tanpa disadarinya. Bahwa, dia merupakan boneka hidup yang dimainkan oleh sang nenek untuk memuluskan rencananya bersekutu dengan ilmu ghaib. Dari sana, Arini dan keluarganya bertekad untuk menyelamatkan Wahyu dari lingkaran setan yang menjeratnya. Bagaimana perjuangan Arini untuk mendapatkan kembali Wahyu sebagai suaminya?
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
Luka Yang Kutinggalkan

Luka Yang Kutinggalkan

Dengan kursi roda, aku memasuki aula pesta ulang tahunku yang diadakan oleh Willy. Aula yang tadinya ramai itu langsung hening seketika saat melihatku. Orang-orang yang datang ke sini masing-masing punya tujuan sendiri dan jelas bukan untuk merayakan ulang tahunku. “Itu si Joice, tunangan cacatnya Pak Willy?” “Iya, tapi sebenarnya Pak Willy itu cintanya sama Nona Anna. Barusan aku lihat mereka ciuman di pojokan.” Mereka menutupi mulut dengan gelas anggur sambil membicarakanku dengan seenaknya, mengira aku masih sama seperti dulu, cacat dan tuli. Namun, yang mereka tidak tahu, pendengaranku sudah pulih minggu lalu. Jadi, semua hinaan mereka sudah bisa kudengar jelas sekarang. Dan tunanganku, Willy hanya berdiri di samping tanpa menghentikan omongan mereka. Sepertinya dia lupa, aku jadi seperti ini karena menyelamatkannya. Saat kecelakaan itu, akulah yang mendorongnya menjauh dan aku sendiri tertabrak mobil. Saat aku berhasil diselamatkan, Willy pun bersumpah akan menjagaku seumur hidup. Tapi, hanya waktu tiga tahun saja, dia sudah berubah. Ponselku berdering. “Nona Joice, replika jenazahmu sudah selesai. Mohon balas pesan ini untuk konfirmasi, maka layanan kematian palsu akan langsung aktif. Kami akan mengirimkan jenazah itu ke pernikahanmu dengan Pak Willy dalam lima hari.” Tanpa ragu, aku menekan tombol konfirmasi. Willy, selamat atas pernikahanmu.
35.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
Menikahi CEO, Penyesalanku

Menikahi CEO, Penyesalanku

"Bu Santi Tania, apa Anda yakin ingin mengakhiri pernikahan dua puluh tahun ini dan menyerahkan hak asuh anak?" "Ya. Ajukan saja permohonan perceraian. Saya sudah memutuskan," ucap aku dengan tenang melalui telepon sambil menggosok noda minyak di meja dapur granit. Selama dua puluh tahun, aku telah menyerahkan seluruh hidup aku untuk keluarga ini. Aku mengurus segala urusan rumah tangga, memastikan pendidikan anak-anak berjalan dengan baik, dan selalu berada di sisi suami aku, mendukungnya hingga ia berhasil naik ke puncak karier di sebuah konglomerat besar tanpa ada sedikit pun keluhan. Tapi suami aku, Arif Winata, malah membawa adik perempuan angkatnya, Chintya Winata, ke dalam sebuah wawancara media, lalu berkata dengan lantang, "Kesuksesan saya hari ini semua berkat bantuan saudara angkat saya." Bahkan anak-anak aku sendiri pun merendahkan aku. Mereka menyebut aku sekadar ibu rumah tangga yang biasa saja dan kasar. Mereka pun lebih memilih berpihak pada “Bibi” Chintya, wanita yang selalu ada di rumah itu, seolah-olah dia adalah nyonya rumah yang sesungguhnya. Jadi aku menandatangani surat perceraian dan pergi meninggalkan mereka, membiarkan mereka menjadi "keluarga yang sempurna" seperti mereka inginkan. Namun, sejak kepergian aku itulah, keluarga itu mulai panik ….
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
Tricky Situation

Tricky Situation

Anindastink
"May, lo suka apartemen baru gue?" Sambil mengunyah nasi goreng bikinan Panji lima belas menit yang lalu, aku mengangguk. Aku benar menyukai apartemen baru Panji pada kunjungan pertamanya kali ini. konsep monokrom yang menenangkan dan bikin pengin. "Kalau lo suka, tinggal di apartemen gue. Mau?" Kunyahanku langsung terhenti, untung enggak keselek. Tapi, ini bukan jenis topik yang biasa Panji dominasi. Memutar stool, aku tatap saksama dia. Aku nggak salah dengar, kan? "Buat apa?" Diam-diam batinku menjerit. Apa Panji sedang melamarku? Serius? Dengan cara konyol tapi mendebarkan begini? Astaga. Kakiku langsung dingin. "Em, gini, gue nggak percaya cinta. Lo takut disakiti cowok. Dan ... kita saling cocok. I think, kita bisa tinggal bersama. Di apartemen ini. Gimana?" Dan aku membisu. *** Tahun baru dan Bali menciptakan pertemuan pertama Maya dengan Panji. Lima bulan berlalu, Maya kembali bertemu Panji. Pertemuan kedua yang menjaring kedekatan satu sama lain. Bagi Maya, Panji adalah pria yang membuatnya kembali merasakan bunga cinta sekaligus resahnya di tinggalkan. Sementara bagi Panji, bertemu Maya cukup membuatnya mengajak Maya untuk tetap berada di sisinya. Termasuk dengan memberi penawaran sebuah kesepakatan yang ternyata justru membuat Maya berada pada situasi rumit. Friends with benefits. Tinggal bersama tanpa adanya pernikahan. Semua makin sulit saat Andreas--sahabatnya Maya yang lain-- mulai ikut campur urusan percintaan cewek tersebut. Karena bagi Andreas, Maya berhak bahagia dan terlepas dari ikatan tidak pasti yang Panji berikan.
9.52.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
Diriku Seutuhnya

Diriku Seutuhnya

Di malam peringatan sembilan tahun pernikahan kami, suamiku yang bernama Felix Tosa, pria yang di siang hari menguasai keluarga mafia dan di malam hari menguasai hatiku, tidak memberiku setangkai mawar pun. Dia malah memberikannya pada Celine, asisten pribadinya. Di bawah lampu gantung tempat kami pernah berdansa saat baru menikah, dia menoleh padaku dengan pesona dingin yang dulu pernah membisikkan kata cinta di telingaku. “Dia hamil,” katanya, seolah itu sudah cukup sebagai penjelasan. “Dan dia sangat pilih-pilih soal makanan. Mulai sekarang, kamu yang harus menyiapkan makanan tiga kali sehari untuknya, nggak boleh ada menu yang berulang.” “Dia juga sensitif, nggak suka tidur sendirian. Jadi, kamu harus pindah ke kamar tamu.” Ruangan itu sunyi senyap. Aku tidak berteriak, tidak juga menangis. Aku hanya mengambil koper yang sudah kubereskan, lalu berjalan menuju pintu. Kepala pelayan mencoba menahanku, tapi Felix bahkan tak berkedip sedikit pun. “Dia pasti balik lagi,” katanya malas, sambil menggoyangkan gelas anggur. “Dalam waktu tiga hari, dia akan menangis dan memohon padaku.” Tamu-tamu pun tertawa terbahak-bahak. Mereka bertaruh satu juta dolar di depan mataku. Bertaruh bahwa aku bahkan tak akan sanggup melewati malam ini dan akan kembali memohon seperti anjing jalanan yang kehilangan harga diri, memohon agar Felix membiarkanku masuk ke rumah. Namun, mereka tidak tahu bahwa aku sudah menerima lambang keluarga dari ayah kandungku yang sebenarnya dan tiket pesawat pun sudah kupesan. Kali ini, aku benar-benar akan pergi.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai minyak goreng gelas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status