Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SELALU SALAH

SELALU SALAH

Buru aku dan Mas Adit turun dari mobil. "Mas, bagaimana ini?" aku gemetar. Untung saja tak ada polisi lewat, jadi masalah tak merembet kemana-mana. "Maaf, Buk, tadi saya gak sengaja. Saya yang salah, karena mengerem mendadak tadi." "Enak saja cuma minta maaf, ganti rugi!" sungutnya. "Udah deh, Mas. Ganti rugi aja, lagian Mas yang salah tadi," aku setengah berbisik karena masih syok.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Ia benar-benar jahat pada Adrian. 'Maafin gue Adrian, gue gak bisa jujur sama lo. Gue takut keputusan yang gue ambil ini nanti goyah dan malah bikin semuanya jadi kacau lagi. Maaf, gue bohong bilang sama lo kalau gue bakal berangkat sekolah Senin ini. Gue emang mulai berangkat sekolah, tapi gue berangkat ke sekolah lain. Gue sayang sama lo Rian.' rintih Cecil, dalam hatinya. Tapi, tidak ada yang bisa mengerti kata hati jika tidak diucapkan bukan?
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
Accidentally Married

Accidentally Married

Di luar itu, pemikiran Rumi masih bisa dipengaruhi oleh orang lain. “Kita semua tahu, Hera ada di kursi roda bukan karena kesalahan Rumi.” Di saat seperti ini, Rafa jelas harus bisa meluruskan semua masalah agar tidak terjadi salah paham di hadapan Rumi. “Jangan playing victim, guilt tripping, atau bersikap manipulatif di depanku, Al.”
1055.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

“Kenapa bisa marah? Apa salahnya dengan pesan dari lu tadi? Gak ada yang salah kok.” “Sebelum ponsel mati, gue kan ngetik tuh? Nah, gue ngelakuin kesalahan gara-gara gue ngetiknya nggak pake kacamata.” “Salahnya di mana?” “Dia ngambeg gara-gara salah paham. Gue maunya kan nulis ‘Onny lu tuh emang bener-bener pantas’ eh, gara-gara nggak pake kacamata itulah huruf ‘s’ malah gue ketik huruf ‘t’.”
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
Mistake in One Night

Mistake in One Night

Dia merasa sedih keperawanannya yang dijaga selama tiga puluh tahun hilang begitu saja tanpa makna karena kesalahan dalam satu malam. Bagaimana bisa ketelitiannya, kehati-hatiannya selama ratusan party selama ini bisa hilang dalam semalam? Dan kenapa harus dengan lelaki asing yang tidak dia kenal ini? Kalau saja terjadi dengan Darius mungkin dia nggak akan sesengsara ini. "Hey~ Why are you crying like a virgin?" Cemooh Moreno. "Because I WAS a virgin!!!" Teriak Arsyila dengan menekankan kata 'was'.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
The most beautiful mistake

The most beautiful mistake

Hingga beberapa menit kemudian suara bariton terdengar jelas di ruangan itu. "Itu sudah pasti. Tapi bukankah setiap orang yang melakukan kesalahan harus dihukum hm?" Hancur sudah harapan nya untuk bebas dari genggaman bos besar ini. Karena satu kesalahan yang ia lakukan hingga menempatkan nya di situasi paling berbahaya. "Aaarkkh ...." Jerit kesakitan ia lontarkan dari mulut nya. Tak ada pilihan lain selain meratapi tubuhnya yang penuh sayatan karena ulah pria di hadapan nya ini.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

"Kamu tau, betapa malunya aku, pas mama ngasihin lembaran tes laboratorium, yang nunjukin kalo penyebab kamu gak juga hamil adalah aku. Kenapa kamu gak ngomong langsung sama aku? padahal kan kamu tau, mama pengen banget punya cucu dari aku. Eeeh, kamu dengan seenaknya, nunjukin hasil tes itu ke mama?" "Iya, Mas, maaf aku salah. Tolong maafin aku," ucapku dengan wajah tertunduk, penuh penyesalan. "Kamu buat Mas, bener-benar kecewa." "Terus, apa yang harus aku lakuin, biar mas bisa maafin aku?" "Aku gak yakin kamu sanggup ngelakuinnya?" "Apa itu, Mas? Kalo sekiranya hal itu bisa aku lakuin, aku akan lakuin demi dapet maaf dari kamu."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
Mistpouffer

Mistpouffer

celetuk Namika dengan semangat. Senyum Aruna langsung memudar. Namika pun langsung mengerutkan keningnya. Dia rasa kata-kata yang dia ucapkan tadi bukanlah kata-kata yang sensitif. Apakah itu berkaitan dengan rahasia Aruna? “Aku salah ngomong ya? Maaf ya..” ucap Namika dengan wajah murung. Aruna menggeleng dan mengusap kepala Namika dengan lembut.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
ABNORMAL

ABNORMAL

Liliana berlari tergesa-gesa tetapi tiba-tiba saja dia menabrak seseorang. Brugh. "Ah ...," Desah Liliana kesakitan karena dia terjatuh. "Aduhh kakiku," rengek gadis lain yang telah Liliana tabrak barusan. Liliana terkejut karena tanpa dia sadari dia telah menabrak seorang gadis yang sangat Arogan dan sangat sombong. "Ma-maafkan aku," ungkap Liliana dengan rasa bersalahnya. "Mataku kamu taruh dimana, sehingga kamu berani-beraninya manabrak aku seperti ini, sampai aku terjatuh," teriak gadis itu dengan dengan kekesalannya.
9.96.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
BROKEN

BROKEN

“Jaga bicaramu Tuan Erhan!” “Untuk apa aku mempermalukan diri dengan menjilati pantat curut yang tak berguna itu?” “Kau telah melakukan kesalahan karena telah melanggar peraturan!” “Apa? Kesalahan macam apa yang kau maksud, Pak Fernando yang terhormat?” Nick tertawa miring. “Kau dan komunitasmu masuk ke kawasan terlarang tanpa izin.” Mata Nick membulat.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai mistakenly
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status