DI BALIK SENYUM SANG CEO
"Maaf, aku hanya mengetes kamu kok, bukan benar-benar menuntut kamu untuk melakukan hal itu, aku suka, ternyata kamu benar-benar pria yang baik, tidak perlu dipikirkan, aku cuma bercanda."
Kazumi menghela napas lega mendengar apa yang diucapkan oleh Moa padanya. Hampir saja ia khawatir, apa yang sedang mereka bahas mampu mencipta pertengkaran di antara mereka. Beruntung, Moa ternyata hanya bercanda meskipun sebenarnya, perempuan itu tidak sekedar hanya bercanda. Perasaan malu lah yang membuat Moa jadi mengatakan bahwa semua itu hanya sebuah candaan.
"Kamu jangan khawatir, setelah tamu bulanan kamu berakhir, aku akan memberikan apa yang sudah menjadi hak kamu."
Hot Chapters