Ritual di Balik Hubungan Gelap
cabintheoriesperjalanan malampegangan tangan di mobil malam harimobil yang ada matanyakata kata di kaca depan mobil
BRAK!
Benturan keras itu membuat mobil bergetar, seolah tubuhnya sendiri ikut terpental. Jantungnya mencelos, bukan karena keterkejutan—tetapi karena marah. Seolah ada yang mengganggu kedamaiannya, bahkan dalam kesendirian ini. Ia menginjak rem dengan kasar, membuat mobil tersentak berhenti. Namun, hujan terus mengguyur, deras tanpa ampun, dan wiper yang berfungsi dengan baik tak bisa menyapu air yang terus membanjiri kaca depan. Ia hanya bisa menatap ke depan, di mana jalan tetap kosong. Tidak ada yang terlihat.
Tidak ada tubuh. Tidak ada apa pun.
Hot Chapters