CATATAN UNTUK SENJA
Devan tersenyum tipis, lantas melajukan motornya pergi.
"Sampai kapan pun, gue nggak akan pernah melepaskan Senja buat lo, Van." Langit bergeming, meremas jemari di sisi badannya.
"Kalo gitu, Mamah akan pergi ke luar negeri sendiri! Dan, ingat Langit. Kamu jangan pernah mencari Mamah, ataupun peduli dengan keadaan Mamah."
"Langit, minta maaf, ya, Mah," lirih Langit.
Bab Populer