Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

Ternyata mereka bukan hewan yang jahat, batin Permata. “Perkenalkan namaku Permata!” ujar Permata memperkenalkan diri, menahan air matanya agar tidak mengalir lagi, entah monyet itu mendengarnya atau tidak, tidak menjadi masalah. Monyet itu tersenyum, menampakkan giginya yang tajam dan kuat. Beberapa saat kemudian monyet itu mengeluarkan gelang kecil dari dalam bulu-bulunya yang tebal, memberikannya kepada Permata, ia menerimanya dengan penuh senyuman, bahkan sekarang Permata tertawa. Bahkan sekarang monyet itu memakaikan gelang itu di lengan Permata, beberapa saat kemudian gelang itu mengeluarkan cahaya hijau terang, tapi tidak menyilaukan mata, beberapa saat kemudian meredup dan menjadi ge
1025.7K viewsCompletedAdded to Library 590 Times as monkey paw
Show Reviews (20)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Read All Reviews
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

Tangannya penuh dengan sabun. "Enak aja, emang Teteh pembantu. Udah cepet kerjain, masa cuci piring nggak bisa. Aduh, malu-maluin." Terpaksa Mawar harus mengotori tangannya dengan kotoran bekas makan. Sabun yang dia pakai terlalu banyak hingga membuat tangannya licin. Prang! Satu piring jatuh dan pecah. Mawar terkesiap, lalu dia bangkit dari duduknya.
1030.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as monkey paw
Read
+Library
Penguasa Tujuh Benua

Penguasa Tujuh Benua

"Itu, mahluk yang tinggal di sungai atau rawa, memiliki moncong dan gigi yang tajam. Monyet Rawa." "Itu buaya, bocah tengik!" geram Bai Yao kesal. Dengan dilapisi oleh besi yang bergerigi, Bai Yao menyerang Lan Xiaoyan dengan tinju sekuat tenaga. Lan Xiaoyan menangkap tinjunya kembali, membiarkan darahnya bercucuran tanpa memperlihatkan wajah kesakitan. "Kau monster." "Aku mulai bosan. Begini saja, aku punya permainan Paman. Kau harus ikut!" usul Lan Xiaoyan antusias.
1018.7K viewsOngoingAdded to Library 711 Times as monkey paw
Read
+Library
Mate

Mate

Cokelat makin pahit rasanya menjadi begitu unik di lidah. Aku memasang wajah tak tahu malu, mengambil lagi tester yang aku sukai. Mbak penjaga cokelatnya melemparkan senyum ke arahku. Mungkin di dalam hati mbaknya udah mengutuki tingkahku yang celamitan nggak tahu malu. “Kenapa suka coklat yang kadar kakaonya 86%? Bukannya pahit ya?” tanya Mas Wira tiba-tiba.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as monkey paw
Read
+Library
Primadonaku

Primadonaku

Jamal yang sedang memberi makan rumput pada empat kambingnya itu senyum senyum senang. "Kalau begitu bokeh tidak aku oinjsm sebentar," tak mau hilang kesempatan rupanya Basir langsung beraksi. Saroh langsung mengangguk, Boleh kok," "Betul, nih?" Basir tersenyum pada Saroh. "Sueer, Kak, betulan," "Nggak marah?" Basir tersenyum menggoda Saroh. Saroh membalas senyuman Basir. Aduh gadis kecil itu kumat cinta monyetnya pada Basir.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as monkey paw
Read
+Library
MONSTER

MONSTER

Aku semakin larut dalam aksi mencari tahu siapa itu Joan sampai-sampai tidak sadar kalau Irish dan teman-teman yang lain berteriak karena ada bola basket mengarah kearahku. Tepat. Iya, bola basket itu tepat kena kepalaku. Wah, tiba-tiba ada banyak sekali burung terbang mengelilingi kepalaku. Sampai akhirnya aku menjatuhkan ponselku dan semuanya gelap. ********* Aku membuka mataku dan pandangan yang pertama kali aku lihat adalah Irish yang sedang menyodor-nyodorkan minyak kayu putih ke arah hidung ku. Padahal dia tahu kalau aku membenci bau itu.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as monkey paw
Read
+Library
PAWANA

PAWANA

Pintu kelas sangat ramai hingga aku memutuskan untuk keluar paling akhir. "Kayra, nama yang bagus!" Ah, suara itu tidak asing. Aku menoleh. Yap! Benar saja. Pria itu menyapaku. Matanya coklat cerah dengan kulit putih. Kelopak matanya sipit dan rambutnya yang sedikit ikal. Hei! Kenapa aku jadi memperhatikan rupanya? "Makasih."
102.1K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as monkey paw
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status