PDKT di Sarang Monster
Saat sang Monster mental di udara, Dimas melesat lagi, mencekik lehernya di tengah penerbangan, dan membenamkan tubuh monster itu ke dalam dinding beton hingga retak sedalam satu meter.
Di bawah temaram api pasar, lapisan arang di kepala Dimas retak separuh. Kepingan hitam itu luruh, menampilkan wajah asli Dimas yang bersih. Tak ada amarah di sana. Hanya ada pandangan yang sangat teduh, mata yang tenang. Menatap dalam-dalam ke arah sang Monster yang kini gemetar hebat dalam cengkeramannya.
"Kau menang, manusia," suara sang Monster kini hanya berupa desis uap yang lemah. "Sekarang apa?"
Bab Populer