Dinikahi untuk diduakan
jawabnya
“MasyaAllah makasih ya sayang,“ kataku sambil beranjak menunaikan solat subuh sebelum pagi menjelang.
Hal kecil seperti inilah yang membuatku semakin mencintainya dan semakin bertambah kekagumanku pada sosok sesempurna suamiku .
“Belum berangkat bi ? ini sudah jam sembilan loh, biasa nya kamu berangkat pagi jam tujuh atau jam delapan,“ Ujarku
“Iya sebentar lagi, ini lagi nunggu kabar dari temen ,mau meeting obrolin bisnis bareng,“ jawabnya
“Ohya mi, temen kamu masih butuh tambahan pekerja freelance ga ? barangkali kamu juga butuh orang buat bisa bantuin kerjaan kamu, design grafis, bikin logo atau input data atau apalah,“ tanya suamiku
Hot Chapters