Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
mungkin esok aku mati

mungkin esok aku mati

tanyanya bingung. “Aku bicara, dan denyut jantung Mama naik,” kataku, menunjukkan pada Papa. Papa menatap monitor itu, tapi denyut jantung Mama kembali stabil. “Mungkin Mama malu karena ada Papa di sini,” jawab Papa sambil memegang pundakku dengan lembut. Aku menatap Mama dengan penuh harap, berharap ada reaksi lain. Namun, suasana tetap sunyi. "Mama, bangunlah…" bisikku lagi.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as mother looking at me
Read
+Library
My Sugar Daddy is a Monster

My Sugar Daddy is a Monster

Rintihku dengan mengguncangkan sedikit badanku yang terikat. Mom masih tersenyum sambil mengelus wajahku pelan. "Mommy kangen, Nico... Kenapa kamu tidak pernah menghubungi Mommy?" Tanyanya dengan wajah sendu. "Mom!"Pekikku semakin mengguncang badanku. Mommy hanya terus melihatku dengan tatapan kosongnya itu. Meski begitu, ada kilauan bahagia yang terpancar dari matanya sekilas.
10139.3K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as mother looking at me
Read
+Library
ISTRI 100 KILOGRAM

ISTRI 100 KILOGRAM

ISTRI 100 KILOGRAM Part 27 Pov Ayu "Kamu jadi pergi lagi, Sayang?" tanya Mama saat kami sedang menonton televisi. Papa asik membaca berita di ponselnya, sedangkan aku tidur di pangkuan Mama sambil menonton telivisi. Tangan Mama membelai rambutku lembut, kenyamanan itu telah kembali. "Aku bingung, Ma," jawabku singkat.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as mother looking at me
Read
+Library
Gelora Hasrat Terlarang

Gelora Hasrat Terlarang

Benar saja dugaannya. Jiyya balas tersenyum. “Ah ya, oke. Tapi tolong kabari ya kalau kau pulang larut.” “Oke, tapi ngomong-ngomong sejak tadi kenapa Mama melihat ke arah pintu melulu. Apa Mama menunggu seseorang? Apa akan ada tamu yang datang ke rumah kita? Siapa?” “Itu—” “Aku.”
104.2K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as mother looking at me
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

tanyaku dengan melebarkan daun pintu, menampakkan sosok ibu yang berdiri di depan pintu. "Ada Maya, temui dulu sana?! Kepalanya masih pusing? Kamu seperti habis nangis lagi?" ibu menatap penuh selidik. Aku menoleh ke bagian depan rumah, walau tentu saja tidak akan bisa melihat Maya dari tempatku sekarang.
1034.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mother looking at me
Read
+Library
Tawanan Mafia Blackwood

Tawanan Mafia Blackwood

Tapi di balik senyum Aurora, pikirannya berlari kencang. Mama tampak anggun seperti biasa, tapi ada lingkar hitam samar di bawah matanya, dan gerak tangannya gemetar setiap kali ia menuang teh. Aurora memperhatikan detail itu. Sesuatu tidak beres. “Kau kelihatan kurus, Ma,” ucap Aurora pelan, mencoba terdengar santai. “Apa… semuanya baik-baik saja di rumah?” Mama tersenyum tipis. “Baik, sayang. Jangan khawatir soal Mama.” Ia meneguk tehnya, menghindari tatapan Aurora.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as mother looking at me
Read
+Library
Only Look At Me

Only Look At Me

Ken yang mendapat pertanyaan dari sang mommy segera mengalihkan pandangannya dari ponsel dan menghadap pada mommy, “Si cerewet sedang mandi mom,” jawabnya dengan datar. Mendengar jawaban datar dari sang putra, mom Nia berjalan dengan cepat menghampiri sang putra sembari memukul lengan kekarnya dan mencubit perutnya dengan gemas, “Son, kau itu sangat datar seperti jalan aspal dan kaku seperti batu beton. Apa kau itu tidak bisa sedikit saja menjawab dengan nada yang menyenangkan ?” sinis mom Nia.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as mother looking at me
Read
+Library
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Sorot matanya ke bawah, kosong dan seperti melamun. “Mama!” Aku memanggil. Mama masih diam seperti tidak mendengar. Orang yang duduk tak jauh dari mama rupanya melihatku. “Mama!” Panggilku lagi sambil menunjuk sosok mama. Budhe Lies sampai ikut menoleh ke belakang. Orang di sebelah mama menyadari lalu dia mencolek tangan mama dan menunjuk padaku. Mama mengangkat sedikit kepala dan melihat padaku. Tanganku melambai. Untung saja mama mengerti, dia lalu berdiri dan berjalan ke depan.
9.35.9K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as mother looking at me
Read
+Library
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Wanita itu menatap kosong ke bawah. "Mama tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan tiba-tiba kamu sesemangat sekarang. Meski mama senang, tapi ada yang mengganjal di sini." Mama mendongak, hingga kami saling tatap dengan tangan menunjuk dada kirinya. Mama menghela. Sementara aku memilih diam. Wanita itu pasti bisa membaca situasi antara aku dan Lian.
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 660 Times as mother looking at me
Read
+Library
AIR MATA PERNIKAHAN

AIR MATA PERNIKAHAN

jelas Mas Bara dengan suara berbisik. Aku langsung saja berjalan menurut apa katanya. Hm, mau bagaimana lagi. Memang ini yang harus aku lakukan untuk menjaga hati mama mertuaku. “Mama?” panggilku melihat mama yang sedang menonton tv bersama Mirna asisten rumah tanggaku. Mama melihatku dengan wajah berseri. “Kamu kemana aja Bella? Mama udah tungguin kamu dari tadi,” Mama berusaha berdiri menggunakan tongkat kayu yang tingginya hanya sampai pinggang.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as mother looking at me
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status