Pesona Istri yang Dicampakkan
Tapi nihil, di ruangan bercat serba putih dengan aroma khas obat-obatan itu, hanya ada dirinya bersama seorang dokter tampan yang tengah memeriksanya.
"Tadi Suami Ibu bilang mau pulang dulu, katanya ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Ibu istirahat saja dulu, apa ada yang dikeluhkan, Bu?" Sambil menjelaskan, dokter itu tersenyum ramah pada Maira.
Maira mengangguk perlahan, "perut saya terasa sakit, Dok. Apa yang telah terjadi, apa kandungan saya baik-baik saja?" Maira menatap Dokter itu dengan perasaan yang sulit dijelaskan.
Chapitres populaires