Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mama Muda Milik sang Konglomerat

Mama Muda Milik sang Konglomerat

Entahlah ini perasaanya saja, jika makan makanan yang terlalu manis, kepalanya tiba-tiba migrain. “Kayla mau coba itu papi,” ucap Kayla menunjuk pancake nya. Tigran tersenyum, “Oke, sayang,” Tigran memotong bagian kecil pancake itu, dan menyuapi Kayla, sementara tangan Kayla masih memegang waffle coklat. Tigran dengan asyiknya menyuapi Kayla, namun beberapa detik berlalu waffle yang dipegang Kayla terjatuh dan mengenai kaos putihnya. Naomi yang melihat itu dengan sigap lalu mengambil tisu.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as muka konyol
Read
+Library
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

"Buat kopi hitam tanpa gula. Taruh di kolong tempat tidur Rahman. Nanti malam, aku ke sana. Kalau berkurang, berarti Rahman kena guna-guna," papar Wak Toriq dari seberang sana. Ambu dan Abah yang mendengar itu pun tersentak. Mereka saling pandang. Awalnya, besok akan memanggil Kakak Ambu itu.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as muka konyol
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Kan, Mami sudah bilang, nggak usah ngerepotin Arya.” “Tapi, kita, kan, nggak ngerti mesin mobil, Mi.” Awalnya, Cita memang tidak ingin merepotkan Arya. Namun, bila mereka nantinya dibohongi makelar mobil, maka uang yang dikeluarkan pasti akan lebih banyak lagi. Untuk itulah, lebih baik Cita meminta tolong Arya sekali lagi. “Entar kalau beli kucing dalam karung, kan, rugi sendiri.”
9.839.5K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as muka konyol
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Setidaknya perjalanan ini tidak terasa lama karena ada Paman yang menemani. Tin! Tin! Suara mobil siapa ini? Padahal aku tidak berjalan di tengah jalan. Mengganggu saja. “Ayo naik!” suruh Nicky yang ternyata mengendarai mobil itu. Tapi, mobilnya waktu itu bukan yang ini. Apa dia menggantinya? Ah bodoh amat, yang penting aku harus menolaknya sekarang. “Masuk atau aku tabrak!” tawar Nicky yang benar-benar gila.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as muka konyol
Read
+Library
Miss Montok

Miss Montok

“Makanya kalau bawa makanan, jangan ditawarin terus ke dia. Ntar tambah bulet!” Rasanya mau marah, tapi memang kenyataan. Kalau mau berpikir positif, masih untung aku dijuluki 'Miss Montok'. Soalnya konotasi 'montok' lebih cenderung ke padat berisi, daripada 'gendut' yang terkesan melecehkan.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as muka konyol
Read
+Library
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

SUSI "Sakit, Mas!" rajukku dengan nada dibuat semenyedihkan mungkin. Ini penting agar mas Ragil lebih panik lagi. Dan, kuharap dia akan makin benci pada si gentong itu. Dasar gentong burik. Mau bersaing denganku, Hah? Lihat saja kamu pasti akan berakhir menyedihkan. Aku akan menguasai jiwa, raga dan harta mas Ragil hingga tiada yang tersisa untuknya.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 374 Times as muka konyol
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

Ia memang polos. "Raka, Dewa Kegelapan yang terkenal suram, ternyata mukanya kayak pangeran dari dunia dongeng," sebut Vino dengan ekspresif. "Kalau Kyra, sih, emang aslinya udah banyak fans. Kejadian kayak waktu itu pasti mungkin terjadi lagi. Karena Raka tipe cemburuan, pasti aman buat Kyra. Tapi, Kyra gimana, nih? Lo tipe yang kalem, kah? Atau, diem-diem menghanyutkan?"
105.5K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as muka konyol
Read
+Library
MARCO-POLO

MARCO-POLO

Polo terlihat serius berpikir hingga akhirnya, senyum tipis muncul di sudut bibirnya. "Kenapa harus aku? Kalian menyalahgunakan kemampuanku, Kawan-kawan! Awas saja!" teriak Marco kesal karena ia digunakan sebagai umpan dengan diminta berlari keluar dari rumah dan bersuara lantang. Para monster yang mulai kehilangan dampak dari narkoba yang menurunkan keagresifan, kembali buas. Para monster mengejar Marco sampai ke luar dari rumah. Pria bermanik merah itu menyalakan musik dari sebuah alat pemutar berbentuk kapsul portabel. Marco meletakkan benda itu di halaman rumah agar Irina bisa mengamati tingkah laku para monster dan mencatat hasil penelitiannya.
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 318 Times as muka konyol
Read
+Library
Mandul

Mandul

"Nyonya, silahkan." Kei menyerahkan map coklat itu pada Riri. Wanita itu terlihat meragu. Apa lagi ini? Mengapa kehidupannya kini banyak kejutan? Untung saja jantungnya ciptaan Tuhan. Jika ciptaan manusia, pasti sudah copot karena kaget berkali-kali. Dengan tangan yang gemetar, Riri menerima map coklat itu. Kemudian dengan perlahan, Riri membukanya.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as muka konyol
Read
+Library
Bukan Milkku

Bukan Milkku

"Lo gak papa?" Sana menoleh, wajahnya terlihat sekali paniknya. "Gapapa." Jawab seadanya. Dia tidak mengenal laki-laki itu. Cowo itu terkekeh pelan. "Bener? Muka lo pucet banget."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as muka konyol
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status