Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Konspirasi

Konspirasi

tukas novi Tut… Panggilan terputus Diana menatap ponsel dengan tatapan misterius, bukannya mobil novi masih di restoran. Sekarang Diana merasakan kepalanya mulai berdenyut dan perutnya keroncongan. Diana berjalan ke meja belajar dan bercermin untuk melihat penampakan wajahnya saat ini. 'Ternyata salep yang di berikan Aldi manjur juga' Diana bergumam sendiri. Pembengkakan di wajahnya sudah berkurang. Dia segera berpaling dari cermin dan bergegas turun. Belum juga memutar knop pintu, Diana sudah mendengar sebuah teriakan dari lantai bawah.
9.96.2K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as muka konyol
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Bukannya marah, perempuan itu hanya memekik manja sambil memukul pelan lengan pria itu. "Ah iya Mas, habis sering dipompa sih makanya berisi." Aku terpana melihat adegan di depanku ini, lebih mirip om-om yang menggoda dedek-dedek gemes daripada pembeli yang memesan kopi. Tidak ada yang salah akan hal itu, Aku sudah terbiasa melihat adegan serupa di club-club malam. Hanya tempatnya saja yang berbeda.
9.9209.1K viewsCompletedAdded to Library 8.4K Times as muka konyol
Read
+Library
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
Tak lupa, Kinan mengambil beberapa kaleng minuman bersoda dan membawanya bersama ke balkon. "Ini sedikit pedas, mungkin kau akan menangis." "Kau meremehkanku ya?" tanya Kinan memandang sinis. Noah mengaduk-aduk mie instannya dan memakannya pelan. Kinan yang tidak mau kalah pun, ikut memakan mie berasa pedas itu sampai ia tidak menyadari panas dari kuah mie tersebut. "Ah, lidahku!" "Makanya kalau makan itu pelan-pelan!" Noah berdecak pelan, ia mengambil satu kaleng minum soda—membukanya dan kemudian menyodorkannya ke Kinan. "Nih, minum!"
108.3K viewsOngoingAdded to Library 283 Times as muka konyol
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Cokelat makin pahit rasanya menjadi begitu unik di lidah. Aku memasang wajah tak tahu malu, mengambil lagi tester yang aku sukai. Mbak penjaga cokelatnya melemparkan senyum ke arahku. Mungkin di dalam hati mbaknya udah mengutuki tingkahku yang celamitan nggak tahu malu. “Kenapa suka coklat yang kadar kakaonya 86%? Bukannya pahit ya?” tanya Mas Wira tiba-tiba.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as muka konyol
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Mas Adry masih dalam perjalanan pulang usai latihan gabungan selama beberapa hari. Malam itu selepas isya tengah berbaring di kamar, tiba-tiba terdengar suara gemeretuk dari ruang tamu. Bulu kudukku sontak meremang. Efek dari tetangga sekitar yang menceritakan tentang kuyang. Konon kuyang sangat menyukai wanita yang tengah hamil muda. Aku terus membaca kalimat dzikir. Mengusir rasa takut yang menghantui pikiranku.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as muka konyol
Read
+Library
Mama Muda

Mama Muda

Telunjuknya ditaruh di dagu serta kedua bola matanya bergerak-gerak menimbang makanan mana yang enak dimakan. "Semua tampak enak. Yang mana satu yang mau aku makan?" Ia berbicara sendiri dalam kebingungan. Tidak ada makanan, pengen makan. Giliran udah punya makan sebanyak ini, jadi bingung mau makan yang mana. Gimana sih? Naomi jadi kesal sendiri. Tanpa sadar ia menghentakkan kakinya ke lantai.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 911 Times as muka konyol
Read
+Library
Kamu Milikku

Kamu Milikku

teriak Vonny sembari berusaha untuk merebut benda miliknya. "Apa yang kamu bawa ini?" Lolita tidak tinggal diam. Dia berusaha keras untuk menghalangi usaha Vonny. "Apa lagi rencanamu datang ke sini?" "Itu bukan urusanmu. Berani sekali kau, kembalikan padaku!" seru Vonny dengan kesalnya. Foto foto itu hanya ada dalam satu map itu dan telah dibayar dengan mahal pada orang suruhannya. Jika hilang dari tangannya, dia dia sudah usahanya malam ini.
1034.1K viewsCompletedAdded to Library 819 Times as muka konyol
Read
+Library
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Dia melihat potongan melon dan buah jeruk yang sudah dikupas terletak di atas meja dekat sana. “Belum, saya malas makan.” Bu Ningrum terkekeh pelan. “Mbak Arini ada perlu apa kemari?” Bu Ningrum tertawa melihat Rafa yang sudah berlarian melihat kolam ikan koi di samping rumah. Suara air mancur di kolam memang terdengar cukup jelas dari sana.
998.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as muka konyol
Read
+Library
Kita Saling Berbohong

Kita Saling Berbohong

“Wow, aku hanya membawa dua coklat panas, tidak tahu jika ada satu personil lagi.” Entah apa yang lucu, tapi Kendall tertawa terbahak-bahak. “Kamu pasti Sharon, ‘kan?” tanya Kendall sembari masih menahan senyumnya. Sharon meletakkan gelas di atas meja, “benar, aku Sharon.” Kendall spontan berdiri dan memeluk Sharon, membuat matanya membelalak saat kejadian tak terduga itu terjadi. Tapi, Sharon tidak mempermasalahkan itu, ia membalas pelukan Kendall.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as muka konyol
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

kataku sambil bersandar di sofa, mengangkat kaki yang sakit ke atas bantal. Sambil menunggu, kami menyalakan televisi dan menonton acara komedi. Tawa dan canda dari layar membuatku merasa lebih ringan, meskipun rasa sakit di lututku masih terasa menyengat. Aku berusaha untuk tidak memikirkan ketidaknyamanan itu dan lebih fokus pada momen yang menyenangkan bersama Maya. Namun, saat kami sedang asyik menonton, ponselku berbunyi. Melihat layar, aku melihat pesan dari Adrian. Hatiku berdebar, harap-harap cemas saat membaca isi pesannya.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as muka konyol
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status