Gerhana
Masalah seperti tidak ada habisnya menghampiri.
"Maaf, Boss. Menurut saya yang memandang netral, mulut Boss memang menunjukkan antipati. Tetapi gesture, dan mata Boss tetap menunjukkan simpati. Bu Lita memang tidak mengerti bahasa Indonesia. Tapi Bu Lita pasti bisa melihat bahasa tubuh Boss. Boss masih tampak sangat peduli terhadap Gerhana." Tangguh menghela napas. Ternyata aktingnya selama ini sia-sia saja. Orang-orang di sekelilingnya masih saja bisa menebak perasaannya, padahal ia merasa sudah berakting prima. Saat Tangguh melirik ke belakang, Bagas terlihat masih sibuk dengan laptopnya. Syukurlah. Ternyata staffnya ini memang workoholic, dan tidak suka mencampuri urusan orang lain.
***
ตอนยอดนิยม