Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Aku mendorong pintu itu pelan dan melangkah masuk, sedikit terkejut dengan apa yang kulihat. Itu adalah ruang musik lengkap, dengan piano sebagai pusatnya. Sebuah gitar akustik bersandar di dudukan kayu. Rak penuh dengan lembaran musik yang tersusun rapi. Dan satu dinding dipenuhi koleksi piringan hitam yang mengesankan. Nate tidak pernah menyebut bahwa dia memainkan alat musik apa pun, dan menemukan sisi dirinya ini membuatku penasaran berapa banyak lagi bagian hidupnya yang belum kuketahui.
1031.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 717 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
JATAH ISTRI MUDA

JATAH ISTRI MUDA

tanya nada,saat tidak mendengar sahutan dari rafa. "Eummmm,,, kemana dia ya!!" Tanya nada saat membuka kamar mandi, namun tidak ada seorang pun di dalam. Lalu nada mengambil ponselnya untuk menghubungi rafa. "Mas dimana?"nada mengirim pesan kepada rafa. "Ting,," pesan balasan dari rafa pun masuk. "Maaf sayang mas ada kerjaan mendadak, dinernya kita tunda dulu ya"balasan pesan dari rafa.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) Meletakkan tas di bangku bambu yang sudah usang. Duduk memangku Zizah sembari mengusap rambutnya. Sebenarnya uang yang selama ini aku titipkan sama Mbak Narti di kemanain? Kenapa bisa tidak dibayarkan. Bahkan dia tidak mengaku kalau aku menitipkan uang RT-nan padanya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
I Love You, Om Bodyguard!

I Love You, Om Bodyguard!

tanya Mayzura mengerutkan dahi. Ditanya seperti itu, Sadewa hanya membalas dengan senyuman kecil. Tanpa aba-aba, lelaki itu langsung menekan tuts piano dengan lincahnya. Mata Mayzura pun terbelalak lebar ketika mendengar denting melodi “Spring Waltz” yang dimainkan dengan apik oleh Sadewa. Netranya tak lepas memandangi sang kekasih yang telah menjelma sebagai seorang pianis handal. Cukup lama Mayzura terpana hingga tak mampu berkata-kata. Pada akhirnya, gadis itu bertepuk tangan saat Sadewa menyelesaikan lagu klasik karya Chopin tanpa cacat cela.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

Dia tidak punya cara untuk membalas kecuali memperhatikan setiap hal kecil dan selalu mengutamakan Tuan Xavier dan keluarganya. Melihat beberapa tanaman, Nona Raihana mendesah dan bersandar bosan di sebuah tiang di jembatan. Tiba-tiba dia mendengar alunan musik piano yang tenang dari jauh. Suara itu penuh kekhawatiran dan seperti tangisan seorang wanita. Dia melihat ke arah seruling dan bertanya dengan curiga. "Mengapa ada musik piano saat ini?" Wajah Salsa dan yang lainnya sedikit berubah tetapi tidak ada yang berbicara.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
NINE

NINE

Kebetulan mereka tidak membawa apa pun, pisau keci yang biasa diselipkan juga tertinggal. Banyak hal mengganjal di ingatan Rey, terutama tentang hal yang terkait antara Nina dan ‘NINE’. Tapi akhirnya semua terungkap, setelah ditelusuri dengan fakta baru yang jelas benar, praduga dahulu menepi demi terlihatnya kebenaran.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
Sangkar Kupu-kupu

Sangkar Kupu-kupu

“ terakhir adalah car akita memainkan tuts piano nya, Letakkan kedua tangan pada keyboard. Bayangkan memegang telur di telapak tangan. Ini adalah postur tangan yang benar saat bermain. Melemaskan tangan dan memungkinkan untuk bermain dengan lancar.” Aku tetap mengikuti arahan dari Eyang… “nah sekarang mari kita coba mainkan nada, oiya Nduk, itu lagunya udah ada not balok nya belom?” “kayaknya sih udah deh Eyang, emang kenapa?” “iya kan kamu mainnya pakai alat music piano, jadi harus ada not balok nya…” “oh gitu ada kok, sebentar aku ambil di kamar.” Ucapku seraya berdiri dari bangku piano dan melangkah menuju kamarku untuk mengambil kertas lagu yang sudah di berikan oleh Guru seni Musik
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
JandA

JandA

Seringai Jeffery melempar kunci Porsche merahnya. “Jadi, ke mana kita akan mencari Nona Aline? Apa Tuan sudah mencari ke tempat yang biasa disinggahi Nona Aline?” “Hmm! Sudah! None, empty!” Dua orang pria tampan mengendarai Porsche tengah malam dan tepat berhenti di lampu merah tengah kota bersebelahan dengan tiga wanita malam yang mengendarai Cadillac Pink atap terbuka serta pakaian yang sangat minim membuat Jeffery berkata pada Georgio, “Buka kacanya!”
105.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
NODA

NODA

Hem, biar bisa jadi pianis terkenal dan berguna, nggak luntang-lantung kayak nggak ada guna gini," ujarnya membuatku tertawa. "Kan, sudah sering main di panggung." "Tapi yang nonton cuma kamu dan Denis." Aku semakin terkekeh. "Kalau gitu aku minta tanda tangan dulu sebelum kamu benar-benar kembali jadi pianis terkenal." "Di mana? Jidat atau pipi?!" jawabnya sebal. "Terserah yang penting ikhlas." "Dah lah, ada perlu apa? Sepertinya penting sekali sampai-sampai seorang Megantara datang ke rumah Renata," sindirnya.
9.9177.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.1K kali sebagai nada piano
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
ayoe rahayoe
Ku kejar dikau kemana² kak demi cerita ini. awal baca di apk merah, loncat ke ijo isi koin banyak² biar gk tertinggal bab kek di merah ternyata di ijo ceritanya mandeg beberapa hari,ada yg usulin apk ini dan sekaranglah daki disini demi dirimuhh kak novita .........
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Simfoni Tanpa Nada

Simfoni Tanpa Nada

8. Dia melangkah pelan ke panggung, membiarkan derit lantai kayu mengisi ruangan yang kosong. Dengan hati-hati, dia membuka penutup piano. Tuts-tutsnya bersih, hampir terlalu bersih untuk instrumen yang terlihat tua dan usang dari luar. Aditya menyentuh salah satu tuts, menghasilkan nada yang terdengar janggal—nada itu tidak selaras, seperti ada ketidakseimbangan di dalam piano.
936 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai nada piano
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status