KAMAR KEDUA
Para direktur, pemilik armada, dan investor tambang berdiri dalam kelompok kecil—tertawa pelan, berjabat tangan, berbicara tentang tonase dan jalur distribusi seperti sedang membahas cuaca.
Di antara mereka, Nadine berdiri.
Usianya baru dua puluh dua tahun. Baru kembali dari Amerika beberapa bulan sebelumnya. Gelarnya masih segar. Cara bicaranya masih bercampur aksen yang sesekali terdengar asing. Rambutnya ditata sempurna, bahunya tegak, dagunya sedikit terangkat.
Putri tunggal Pak Salim.
Semua orang tahu itu.