Pelakor Itu Pembantuku
sengitku tersinggung.
“Bukan masalah statusnya, lho, Mas! Sifatnya itu, lho. Apakah Mas Reno sudah siap dengan sifat naif dia itu?” Andi balik bertanya.
“Bentar-bentar, naif? Maksudnya apa ini?” sela Kak Susi mengangakt tangannya ke arah Andi.
“Melur itu naifnya parah, Kak. Kata orang, sih, dia itu polos, baik, hatinya lembut, tapi kalau aku bilang, dia itu bodoh!” cetus Andi tanpa memikirkan perasaanku.
Capítulos Populares