NODA CINTA
Posisinya yang duduk pada sebuah saung bambu, dengan kaki menjuntai kadang digoyang-goyangkan, sebab duduk pada bangku bambu yang sedikit tinggi.
Angin semilir mengibas-ngibaskan rambutnya yang hitam, lurus, halus, sehingga seperti terkesan berponi ala-ala aktor Korea. Wisesa, pemuda berusia dua puluh lima tahun, yang sehari-harinya berjualan sayuran di pasar. Dia sedang menikmati hari sorenya, bersama riuhnya suara ayam-ayam, yang berebut mematuk makanan.