Dijatah Tiga Minggu Sekali
Ucapanku malah membuat tawa Pak Probo meledak.
"Kamu dapat ucapan lelucon itu dari mana?"
Baru saja ia hendak membalas, ponsel di atas meja kerjanya bergetar hebat.
Nama "Roro Sayang" berkedip di layar. Pak Probo melepaskan pelukannya dengan enggan, menarik napas panjang, dan mengangkat telepon itu.
"Ya, Roro? Papi sedang sibuk... ada Apa? Mama kenapa, Pa? tumben gak angkat telepon Roro? kata bibik, tadi mama pulang sama Papa."