Jadul Tapi Mantul
Butet masih bercanda juga.
"Bisa, kotaknya saja, mau?" kataku seraya menunjukkan kotak jualan kami.
"Tunggu, Bang, mana lihat lagi kotaknya," kata Butet. Aku pun menunjukkan sekali lagi.
"Astaghfirullah, Makkk! Abang jahat, dia buat merk-nya Lontong Niyet, kualat kau, Bang," kata Butet.
Waduh, aku lupa belum minta izin ke Mamak soal nama itu.
Bab Populer