Pawang Hati Mafia Kejam
Setampan apapun wajah itu, matanya kosong, sedingin es kutub.
Reza melirik singkat ke arah penghulu, sebuah anggukan kecil yang berarti 'tugasmu selesai'. Sang penghulu dan para saksi, yang sepertinya juga orang-orang bayaran Reza, buru-buru membereskan berkas dan pamit dengan wajah tegang. Tak ada yang berani berlama-lama di hadapan Tuan Mafia itu.
Kini, di ruangan luas itu hanya tersisa Reza, Sabe, Hartawan, Ratih, dan Lesa.
Capítulos Populares