Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat CEO: Jodoh Salah Tarik

Jerat CEO: Jodoh Salah Tarik

“Pena biru artinya kamu adalah staf biasa, kamu bisa lihat semua orang memakainya kan termasuk aku. Pena merah artinya kamu supervisor, tuh lihat si Kak Deska dia selalu mengantongi pena merahnya. Pena ungu artinya kamu manajer dan ketua tim, sedangkan pena hijau artinya kamu Kepala Divisi.” Mendengar itu, Diva terkekeh. “Kalau pena CEO apa? Emas?” Winda menggelengkan kepala. “Pena hitam klasik, tapi hanya dia yang bisa pegang,” jelasnya serius perihal aturan tidak tertulis itu.
10455.1K viewsCompletedAdded to Library 12.3K Times as nama pena adalah
Show Reviews (79)
Read
+Library
Nychinta
Hi Sayang-sayangnya Chinta! Chinta ada cerita tentang pamannya Elvan ya! baru di release di goodnovel judulnya: Menikah Dengan Pria Gila ya emang agak serius sih.. kalo mau cerita santai dan ringan Chinta juga baru release yang baru nih judulnya: Pak CEO, Tolong Lepaskan Aku! sudah ada yang baca?
Barbie Syantik
kan masalah udah teratasi.. kayaknya wktnya moment sweet pengantin baru nih.. nahh Lo Diva..udah siap blm buat MLM pertama.atau persiapan yg 1 ini jg Sdh clear oleh El. atau Sdh disiapin sm mamer..?! hahaha. gemezz gmn ya tingkah absurb diva di MLM pertama mereka??! lanjut lagi author... SEMANGAT!!
Read All Reviews
Taruhan Berujung Cinta

Taruhan Berujung Cinta

Gadis bermata indah itu terlihat panik, sesuatu yang berarti baginya tak ada di sana. Laila menggeledah tas dan mengeluarkan semua isinya. “Di mana, bolpoin itu?” gumamnya. Dari kemarin ia tak mengganti tasnya, walaupun berganti tas, Laila tak akan pernah lupa untuk membawa bolpoin bersamanya. Pena milik mendiang sang ayah yang di dapat dari pamannya. Menurut Hamid pena itu sangat istimewa pemberian dari sahabat sekaligus rekan bisnis ayahnya dulu.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as nama pena adalah
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Dan di tengah kekosongan itu, kau melihatnya: Sebuah meja. Sebuah kursi. Dan sebuah pena. PENA TERAKHIR Pena itu melayang, berputar pelan, memancarkan cahaya yang tak bisa dijelaskan. Bukan sinar. Bukan bayangan. Tapi kata-kata yang berputar di sekelilingnya, membentuk pola yang berubah setiap detik. Dan di atas meja, selembar kertas yang tak pernah kusut.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as nama pena adalah
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

🖋️ PENA YANG DITOLAK Di tengah medan ini, satu pena menghitam tidak seperti pena yang jatuh sebelumnya. Ini adalah Pena Penyangkal, alat yang digunakan oleh struktur lama untuk mencoret keberanian sebelum ditulis. Kapten Arya mencoba memegangnya. Tapi pena itu menolak dan membisikkan satu kalimat yang membuatnya nyaris runtuh: “Jika kamu menulis ulang, kamu bukan lagi tokoh yang sama.”
2.6K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as nama pena adalah
Read
+Library
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Xiao Bai mendesis, bulunya berdiri. Melihat bahwa pertempuran tidak terhindarkan, dan karena ingin menguji kekuatan barunya, Chen Long mengeluarkan Pena Dewa dari cincin penyimpanannya. Para cultivator terhenti, melihat pena itu dengan bingung dan mengejek. "Apa itu? Pena? Kau mau menulis surat untuk ibumu?" ledek seseorang, disambut tawa. Chen Long mengabaikan mereka. Dia mengingat jawabannya tentang niat dan hasil. Dengan konsentrasi, dia mengayunkan pena dan menulis di udara: "Niat Murni Melindungi yang Benar."
618.9K viewsCompletedAdded to Library 472 Times as nama pena adalah
Read
+Library
PENYESALAN

PENYESALAN

Nadia pun bangun, lalu meraih kartu ATM dari tanganku. "Tapi mas ..." "Kenapa? Oh iya, nomor PINnya adalah tanggal lahirmu." "Bukan itu ..." "Terus apa?" "Kamu gimana?" "Aku punya kartu ATM yang lain. Aku cuma butuh sedikit saja untuk uang transport, kamu bisa mentransferku kalau aku butuh saja. Tapi untuk bulan ini sepertinya aku butuh dana lebih untuk beli handphone baru dan juga kacamata."
9.7229.4K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as nama pena adalah
Read
+Library
Di Balik Tirai Permaisuri

Di Balik Tirai Permaisuri

Isabella meraih sebuah kotak panjang berdiameter kecil di depannya, membuka perlahan penutupnya yang berwarna putih gading—kotak dengan ukiran khas wilayah Eve-East. Di dalamnya, sebuah pena terbaring indah. Bukan pena biasa. Batangnya terbuat dari emas dengan aksen perak yang bertabur halus di sekujur permukaannya. Bagian ujung yang menyerupai bulu juga dibuat dari bahan yang sama. Tepat di pangkalnya, ada sekat kecil yang dapat dibuka, menunjukkan ujung runcing menyerupai pisau mungil—senjata darurat yang hanya dimiliki pena khusus pesanan bangsawan. “Menurutmu Ethan akan menyukainya, Lusi?” tanya Isabella tanpa mengalihkan pandangan dari pena itu.
10872 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as nama pena adalah
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Kutatap tangannya yang terbuka lebar dengan sebuah pena berwarna emas di sana. Segera aku berdiri, menyaksikan betapa bercahayanya warna benda tersebut. “Buat gue? Dan nanti akan gue pakai untuk apa? Gue bukan anak kuliahan, juga bukan anak kantoran.” “Yang boleh memiliki pena nggak cuma anak kuliahan dan kantoran, lagi. Pokoknya ini buat kamu.” Melihat senyuman yang sangat tulus, maka kuambil pena itu, menatapnya dengan lamat dalam beberapa saat.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as nama pena adalah
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Tapi sebelum Naira bisa tersenyum, halaman cahaya di langit bergetar. Tulisan di atasnya berubah: “Hari Keempat: Pena Tidak Pernah Tidur.” Revan mengangkat wajahnya. “Tidak... belum selesai. Pena itu tidak cuma menulis dunia. Ia menulis waktunya sendiri.” Naira menatap Ira. “Dengar, Nak. Mulai sekarang, pena itu akan menulis meski kau tidak ingin. Setiap pikiranku, setiap mimpimu — akan jadi kalimat.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as nama pena adalah
Read
+Library
Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Bangkitnya Kekuatan Luar Biasa Sang Karyawan Magang

Ia bertekad, “Aku tidak akan menulis untuk diriku. Tidak untuk keuntungan. Tapi juga tak akan menulis semua orang jadi baik. Aku akan menulis dunia sebagaimana mestinya, dan mengajari mereka untuk memilih. Itu takdirku.” Danu tersentak bangun. Keringat dingin membasahi tubuhnya. Tangannya menggenggam pena. Tapi kini, pena itu berubah bentuk—lebih panjang, lebih berat, dan di sisinya terukir tulisan: "Pena Penyeimbang: Milik yang Menolak Keabadian." Dan dari jauh, di antara bayangan pepohonan vila, seseorang memperhatikan Danu.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as nama pena adalah
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status