Ranjang Ternoda
“Ya Tuhan, tega sekali dia. Apa tidak ada basa-basi darinya? Kamu ini seorang wanita, dia bukan memberikan tumpangan, tapi bertanya kamu akan ke mana malam-malam begini saja tidak. Lelaki macam apa dia? Sudahlah, Reina. Kamu berhak bahagia, lupakan dia dan fokus pada kehidupanmu.”
Reina hanya diam tidak memberikan tanggapan atas apa yang dikatakan Bu Nani padanya. Bagi Reina, jika saja melupakan semua yang terjadi dan melepaskan begitu saja perpisahan ini begitu mudah. Tentu saja Reina akan melakukannya, sebab memang ini bukanlah hal sepatutnya diingat selamanya.