Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

jawab Bu Wak terlihat sedih. “Ehm, nggak papa. Namanya, Wak? Atau ciri-cirinya yang spesifik mungkin?” tanyaku lagi. “Namanya Tania, usianya nggak jauh beda sama kamu, Nak. Rambutnya hitam lurus dan panjang. Mata belo, kulitnya kuning langsat. Tingginya sekitar 152 sentimeter.” Aku berpikir keras, jika ciri-cirinya hanya seperti itu. Bagaimana aku bisa menemukannya? Sedangkan wanita di sini banyak sekali ada ribuan yang mempunyai ciri seperti itu.
1064.9K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as nang tani
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

Saras melihat sekali lagi ke mata Mbok Tarni yang terlihat baik hati, Saras ingin minta tolong belikan pil KB agar dirinya tidak hamil dengan Broto. "Mbok, belikan aku obat agar aku tidak hamil," bisik Saras. Mbok Tarni tersenyum dan mengambil buntalan kecil dari balik pinggangnya, wanita yang penampilannya seperti wanita jawa kuno yang memakai kain jarik dan baju kebaya itu, memberikan Saras sebuah pil yang langsung di masukkan ke dalam mulut Saras. "Non, telan ini cepat! Non, aku juga tak sudi Non mengandung anak Broto yang kejam itu. Non wanita baik-baik, jadi aku tidak rela Non diperlukan seperti ini."
106.3K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as nang tani
Read
+Library
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

sapa febby tersenyum sambil cipika cipiki dengan tsania " oh darling, tante kangen banget sama kamu, kamu kenapa sih nggak ngabarin tante kalau kamu udah di indonesia, oh ya silahkan masuk sayang " ajak tsania tersenyum sambil membawa febby masuk kedalam rumahnya Didalam rumah tsania menyuruh pembantunya membuatkan minuman untuk febby " oh ya sayang, tante dengar papa kamu menikah lagi ya " tanya tsania tersenyum
104.4K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as nang tani
Read
+Library
Tanpa Restu

Tanpa Restu

" Iya Dam, mamang kan cuma memberi bibi mie instan hanya di pagi hari " " Yahhh..bibi. mbak Kaila kan jika siang datang ke tempat dagangan mang Evan bi, mamang selalu membelikannya nasi padang. Di saat mamang sedang membeli nasi padang untuk mbak Kaila, mbak Kaila yang menjaga dagangan mamang " " Tiap hari Dam? " " Iya bi jika tidak percaya, ayo Adam antar ke sana " Sakit hatiku dibuatnya. aku dan anaknya disini kelaparan, sedangkan orang lain di layani bak ratu yang mulia.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as nang tani
Read
+Library
Sang Tuan Muda Sejati

Sang Tuan Muda Sejati

Dia diusir? Tidak cukup dipecat dari tempat kerjanya satu jam yang lalu, ia kini diusir? “Bayar sekarang atau angkat kaki!” Bu Narti kembali berkata. Wanita itu berkacak pinggangg. “Lagian aku sudah ada calon penghuni baru buat kamarmu itu. Udah rugi aku nampung kamu gratis di sini berbulan-bulan! “Bu, tolong–”
106.4K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as nang tani
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

" Nduk... Tante Mira mau lamaran awal bulan. Kamu sama Dana ga usah ikut yo, kalian di rumah aja ! Soalnya Ayah uangnya cuma cukup buat ongkos Ayah dan Ibu aja pulang pergi... " Ucap Ibu. "Ibu mah gitu... Tega banget sih ninggalin aku sama Dana berdua. Aku kan ingin jalan-jalan juga bu... " Ungkapku kesal.
2.4K viewsOn holdAdded to Library 51 Times as nang tani
Read
+Library
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
tanyanya menaik turunkan alisnya menggoda. "Tidak mungkin!" Kinan menjawab spontan. Mana mungkin pria menyebalkan itu menyukainya. Lihatlah, bagaimana matanya menyorotkan kebencian yang teramat. Lagi pula siapa yang ingin disukai oleh pria seperti Noah. "Kau ini terlalu banyak berbicara! Keluarlah!" "Kuharap kau juga tidak akan membohongi perasaanmu." ~•~ TBC
108.3K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as nang tani
Read
+Library
Anak dari Sang CEO

Anak dari Sang CEO

Dengan senyum licik, Nathania meraih ponselnya dan menekan sebuah nomor. “Eh, Tania. Tumben nelpon Tante,” suara Tante Mirna terdengar antusias. “Ada apa, sayang? Kamu sudah lama sekali nggak main ke rumah Tante.” “Apa kabar, Tante?” suara Nathania berubah manis. “Tania baik-baik saja. Nanti kapan-kapan Tania main ke sana. Tania juga kangen Tante… sudah lama kita nggak shopping bareng.”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as nang tani
Read
+Library
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Gadis itu berdiri di samping Caroline, sikapnya sangat sopan. "Sudah cukup, terima kasih." Caroline meihat tag nama di bajunya. 'Maya' nama gadis itu Maya. Suasana semakin hidup, para pengunjung mulai menari dibawah lampu kerlap - kerlip di iringi musik yang menghentak. Berbeda dengan musik lembut yang Menyambut Caroline saat baru masuk tadi. Nachos-nya enak, minuman pun enak. Caroline mulai rileks, sepertinya alkohol mulai menguasainya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as nang tani
Read
+Library
Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

Perkataan itu keluar dari tunanganku yang telah bersamaku selama delapan tahun dan mengatakan bahwa dia sangat mencintaiku. Ekspresiku pun menjadi dingin. Aku berkata kepada Hansen dengan nada dingin yang belum pernah kugunakan. "Kamu pikir aku yang salah setiap kali dia menangis? Kamu itu tunangannya atau tunanganku?" "Hansen, kamu harus paham sesuatu. Dia itu meminta dua ginjal! Siapa yang sebenarnya memaksa siapa untuk mati, hah!" ... Sebersit cahaya pun berkilat dalam pandangan Hansen. Dia memperhalus nada bicaranya dan memperlembut suaranya.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as nang tani
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status