Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengawal gay saya

Pengawal gay saya

Enaknya bukan aku yang ditanya ya ampun habis air liur lagi. "Oh, aku akan bercerita jadi dengarkan baik-baik ya. Judul cerita ini adalah Bambu dan kura-kura." "Sekelompok pengunjung telah melihat pemandangan di Hsi Ling. Mereka baru saja melewati Jalan Suci di antara hewan-hewan batu besar ketika Bamboo, seorang bocah laki-laki berusia dua belas tahun, putra seorang penjaga, bergegas keluar dari rumah ayahnya untuk melihat mandarin berlalu.Pawai orang-orang hebat yang belum pernah dia lihat sebelumnya, bahkan pada hari-hari raya.ada sepuluh tandu, dengan pembawa berpakaian warna menyala, sepuluh payung merah bergagang panjang, masing-masing dibawa jauh di depannya pemilik yang bangga, dan b
107.9K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

katanya sambil tersenyum kecil. Aldo tertawa. "Sekarang kita lihat langsung. Bareng." Mereka berkeliling, berfoto, bahkan ikut tur kecil sambil mendengarkan kisah-kisah legenda tentang Roro Jonggrang. Nara merasa dadanya lebih ringan. Tawa Aldo menular. Ada percikan kecil dalam hatinya — kehangatan yang pelan-pelan membangun jembatan di antara mereka.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Istri Super Jorok

Istri Super Jorok

Kami mengiringi motor Pak Wirman. "Apa Jurong itu jauh?" "Sekitar satu jam." "Wah, jauh ternyata." Aku memfokuskan pandangan pada jalan tanah yang berlubang, sesekali mobil terperosok masuk lubang, untungnya tidak hujan, jalan cukup kering.
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 835 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Terjebak di Negeri Dongeng

Terjebak di Negeri Dongeng

tanya Reno. Panji mengangguk. "Bayi gue baru lahir, tapi gue harus ninggalin mereka karena istana Romo di serang pemberontak," ucap Panji. "Tunggu, elo anak raja?" Reno memastikan apa yang dia dengar. "Iya." "Trus?" "Gue bertanding sama musuh gue, tapi apes gue kena pukulan ajian pamungkas milik dia, trus pas sadar gue udah di sini," terangnya agak kecewa.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Halo kakak-kakak pembaca. Perkenalkan saya Nafta, penulis cerita TURUN RANJANG. Mohon maaf sekali karena ini bukan update. Setelahmenulis sebanyak 133 bab, saya putuskan untuk membuat pengumuman ini sekaligus untuk menyapa pembaca yang sudah sangat loyal dengan cerita ini.
9.9882.1K viewsCompletedAdded to Library 19.4K Times as narrative text roro jonggrang
Show Reviews (211)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Es merah delima
Aku baca uda selesai, jujur agak kesel sama author kenapa porsi pihak ketiga Edo ga gitu banyak, lbh byk porsi Ardhi & ex nya. Ga adil aja . Cewenya nerima idup di kurung, blm explore idup.. kesell aku gregetan aja cewenya ga ada pengalaman cinta dipantek sama laki yg ada trauma..
Read All Reviews
Mengejar Brondong

Mengejar Brondong

"Bisa aku bantu?" Kedua mata basah Fiona melirik ke atas pada seorang wanita cantik yang tersenyum padanya. "Tanganmu kenapa?" Fiona menunjukan telapak tangannya dan memberitahu bahwa jari telunjuknya tergores kaca. "Tidak apa-apa, besok juga sembuh, sini biar Tante tiup" Wanita berambut panjang itu berjongkok di dekat Fiona dan mengusap tangan gadis kecil itu serta meniupnya pelan. "Sudah, rasa sakitnya sudah pergi"
103.6K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Orang itu menatap balik dengan ekspresi kekaguman yang tidak ia sembunyikan sama sekali, seperti seseorang yang sudah menunggu sangat lama dan akhirnya menemukan apa yang dicarinya. "Sang Naga Pertama," ulang Bagas pelan, mencoba merasakan apakah kalimat itu cocok diletakkan di depan namanya. Tidak cocok. "Saya Bagas Surolegowo," kata Bagas akhirnya. "Juru bersih istal. Mantan juru bersih istal. Saya tidak tahu apa itu Sang Naga Pertama tapi sepertinya itu bukan saya." Orang muda itu berbicara lagi dalam bahasa punah. Kali ini lebih panjang.
705 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

"Nanti anakmu bangun! Mainnya jadi serba nanggung!" Yang dikatakan Bening benar. Sudah berapa kali mereka bermain, namun harus diselesaikan cepat-cepat karena ada panggilan darurat dari Riki. Kalau sudah begini, maka Iman langsung saja ke permainan inti. Baju dirinya juga daster milik Bening sudah jatuh ke lantai. Sekarang tinggal pesawat mau mendarat saja.. "Astaga!" Iman ingin mengumpat tapi itu anaknya sendiri.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
Perjalanan Sang Pendekar Naga Iblis

Perjalanan Sang Pendekar Naga Iblis

***** Jalan menuju Desa Ranau akhirnya ditemukan oleh Roh Api, yang menuntun rombongan Sakya melalui jalan yang benar. “Kamu yakin kan, Roh Api?” tanya Sakya. “Percayalah padaku, Sakya! Aku sudah nyaman mengikutimu, jadi aku tidak mungkin menghianatimu!” ujar Roh Api. “Roh Api berkata benar, Sakya! Kami semua sudah meneliti jalan yang lain yang banyak jebakannya!” seru Roh Siluman. “Bukan aku tidak mempercayaimu, Roh Api! Jangan salah sangka! Hanya ingin kamu yakin saja, karena nyawa taruhannya!” tegas Sakya.
9.515.0K viewsCompletedAdded to Library 479 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

Tidak banyak berbicara pada sembarang orang dan memegang teguh semua rahasia. Saat Kyai Rangga dan rombongan yang membwa perbekalan berjalan menuju ke pelabuhan. Di belakang mereka sejauh 2 kilometer, Goro, manusia yang berasal dari serum kehidupan berjalan mengikuti mereka. Mulutnya mengendus-endus sepanjang jalan. Bau ratusan sapi menarik perhatiannya, setelah selama dua hari dia berada di dalam hutan. “Darah! Sapi segar!!” gumamnya sambil terus mengendus dan berjalan semakin cepat.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as narrative text roro jonggrang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status