Ajari Aku Ciuman, Mas CEO
“Karena aku merasa hidup kembali seperti semula. Seperti 3 tahun lalu, di mana aku nggak punya banyak hal berat yang menimpa keluargaku. Aku mau mulai semuanya dari awal, bukan di Indonesia, Italia, maupun Perancis. Mau tempat baru yang nggak ada jejak kita. Aku mau kita mulai semuanya di tempat baru dan bikin jejak di sana.”
Penjelasan Biya masuk akal, bahkan perempuannya sudah mulai membasahi kaosnya. Air mata itu membuat dada Bagas sesak dan lagi-lagi membuat Biya menangis karena asumsi buruknya yang juga terkontaminasi dari Arsen.
Bagas bersumpah tidak akan lagi terkontaminasi dengan mulut asal jeplak milik mantan temannya itu.
“Saya paham, sayang,” balas Bagas dengan tangan yang mengelu
Bab Populer