Malam Pertama Sang Istri Kontrak
> “Aku udah berhenti berdoa supaya hidupku mudah. Sekarang aku cuma minta supaya aku gak pernah lupa betapa indahnya hidup yang sederhana—asal dijalani sama orang yang mau tetap tinggal.”
Arga terdiam lama. Suara jangkrik di luar terdengar lebih jelas, seolah dunia ikut diam mendengar kalimat itu. Ia mendekat, mencium kening Aisyah, lalu berbisik di sana, “Kalimat itu bukan penutup, Yah. Itu awal dari semua yang baru.”
Aisyah menatapnya, suaranya lembut tapi yakin. “Mungkin memang begitu, Mas. Cerita kita gak pernah punya akhir, kan? Dia cuma ganti bentuk jadi hari-hari baru.”
Bab Populer