Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian
Semua orang di dalam bar langsung bersorak.
“Cewek cantik, kamu itu orang pertama yang panjat ke atas tubuh Pak Hendro dan menari sensual dengannya.”
Wenny mengenakan kain tipis di wajahnya. Wanita yang biasanya polos bagai bidadari yang jatuh ke dunia fana itu langsung berubah jadi cewek cantik yang menggoda. Tidak ada yang mengenali Wenny. Dia mengangkat alisnya, lalu berkata, “Masa sih? Jodoh Pak Hendro nggak habis-habis. Wanita di sekitarnya nggak pernah habis, bukan cuma ada Nona Mona saja, dulu juga pernah ada penari sensual, si Hana Cantik. Sepertinya aku yang nggak kedapatan nomor antrean.”