Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

Ia segera membuka salah satunya, dan ketika komputer mulai memutarnya, pemandangan pertama yang terlihat langsung menusuk hati Rama. Dalam video yang buram, seorang gadis terbaring di lantai sebuah ruangan yang hampir tanpa cahaya. Tangan dan kakinya terikat, wajahnya dipenuhi luka lebam. Matanya memohon ampunan, tetapi tidak ada yang mendengarnya.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Itu bukan aku. Itu bukan siapa-siapa.” Saras menghela napas. “Bukan. Dia adalah Suku Ketiga…” Revana memandang heran. “Apa itu?” Saras menjelaskan cepat. “Ketika seseorang mengalami trauma parah, jiwanya bisa membelah menjadi dua: sadar dan bayangan. Tapi pada kasus langka, trauma yang sangat dalam bisa menciptakan lapisan ketiga entitas yang bukan sadar, bukan bayangan, tapi penyimpan luka.”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Jalan Tanpa Kembali

Jalan Tanpa Kembali

"Beritahu semua anggota inti. Rapat darurat dalam satu jam." Udara di ruang konferensi terasa lebih berat daripada sebelumnya. Ekspresi Daniel datar. "Emira, drama apa lagi yang ingin kamu ciptakan sekarang?" Aku melemparkan berkas tagihan itu di atas meja. "Delapan ratus miliar. Bagaimana kamu menjelaskannya?" Daniel melirik buku besar. "Safea ingin membuka perusahaan hiburan di Vesas. Dia butuh modal awal."
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
NEVER ENOUGH

NEVER ENOUGH

Satu pesan yang selalu Hana ingat dari Yasmine. Setelah warna biru terang hari ini Devan terlihat dengan warna rambut hijau? Tidak tahu detail warnanya intinya sebangsa hijau antara gelap dan terang, menyulitkan mendeskripsikannya. Tapi tidak mengurangi kadar tampannya. Devan bersidekap bersandar pada dinding menunggu Nazwa memotret dirinya dengan muka konyol kemudian sadar bahwa ada Hana dan Yasmine yang melihat tingkah mereka dari kejauhan.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Without You

Without You

Berkali-kali remaja itu mengetuk pintu kamar mandi sembari menyerukan nama Erland, tapi tak juga terdengar jawaban selain bunyi keran air yang menyala bersahutan dengan suara orang muntah. Reina diberitahu bundanya kalau di sini justru Erland yang mengalami sindrom orang hamil termasuk di dalamnya morning sickness, ngidam, sensitif atau bahkan yang lainnya, bukan Renata. Jujur saja Reina sedih melihat kakaknya begitu. Walaupun Erland jahil, Reina tetap menyayangi Erland. Ketika pintu kamar mandi dibuka, sosok Erland muncul dengan napas yang memburu dan terdengar sedikit berat. Reina segera bertanya, "Aa baik-baik aja 'kan?"
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

"Selamat malam, Nyonya Rayyan. Seseorang sedang menunggu anda. Ikuti rute ini hingga mengarah langsung padanya." Gea mengedarkan pandangan pada sosok wanita yang tidak terlihat. "Kenapa malah mengerikan." Gea memegang tengkuknya yang mulai meremang. Walaupun begitu, rasa penasaran membawa langkah kakinya tetap menelusuri tempat tersebut hingga sampai pada seseorang yang dimaksud. Tiba-tiba lampu padam, tempat menjadi gelap. Gea langsung takut dengan keringat dingin, tetapi cahaya di depan mata telah mengalahkan rasa takutnya, berganti dengan rasa penasaran.
9.889.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Dunia Mafia

Sang Penguasa Dunia Mafia

Suara itu terdengar di telinganya, berbisik, tapi bergema di setiap sudut pikirannya. Tiba-tiba, dari kegelapan, sosok itu muncul. Dirinya sendiri—atau lebih tepatnya, sisi tergelapnya. Devil Nightmare berdiri di hadapannya, dengan mata heterochromia sektorial violet yang berkilau seperti permata neraka. Aura hitam pekat membungkus tubuhnya, menyelimuti tubuh yang tampak lebih besar, lebih kuat, dan jauh lebih mengintimidasi dari Althalan yang sekarang.
10865 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

“Dia baru saja siuman! Pukulanmu bisa membuat kondisinya kembali buruk!” “Dia pantas mendapatkannya,” geram Solvatar rendah. Suaranya bukan lagi suara manusia, melainkan geraman predator yang teritorinya baru saja diinjak. Sepasang netranya berkilat keemasan dalam temaram kamar, menatap tajam ke arah Nachtmar yang kini bersandar di kaki ranjang. Nachtmar menghapus darah di sudut bibirnya dengan punggung tangan, lalu mendengkus pelan. Sebuah senyuman miring yang provokatif terukir di wajah pucatnya.
10780 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Dengan sikap yang tenang dan sopan seperti seorang bangsawan kuno Inggris, pria bertopeng Plague Doctor itu menjawab, "Ingatlah, namaku Nightmare, penyebar mimpi buruk ..." Pisces merasakan getaran ketakutan menghantam tubuhnya saat mendengar nama itu. Ia bisa merasakan aura misterius yang menyelimuti sosok Nightmare, membuatnya merinding. Dengan hati yang berdebar, Pisces bertanya lebih lanjut, "Dan mengapa ... mengapa kau membunuhku?"
1042.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Dia menuangkan dua gelas alkohol untuk dirinya sendiri, lalu mengeluarkan sebotol pil tidur dan menelan semuanya. Matahari terbenam di kejauhan terlihat sangat indah. Sebelum kesadaran terakhirnya memudar, Christopher menempelkan wajahnya dengan erat pada fotoku, seperti yang pernah dia janjikan padaku.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai nightmare sans
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status