Jangan Baca Novel Ini!
Pintu kamar mandi dalam terbuka lebar dan lampunya mati, menandakan tidak ada orang di sana.
Rasa cemas mulai merayap naik ke dadaku. Ke mana dia pergi saat aku sedang tidur?
Tatapan mataku kemudian jatuh pada meja nakas di samping tempat tidur, tempat Argan meletakkan nampan bubur dan baskom air tadi. Benda-benda itu sudah tidak ada di sana, mejanya sudah bersih dan rapi.
Namun, ada satu benda asing yang tergeletak di atas meja kaca itu. Sebuah kertas nota kecil berwarna putih yang terlihat baru saja diletakkan di sana.