Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KINASIH

KINASIH

"Aku ke situ ya, Mas. Atau kamu aja yang ke sini?" Aryo tahu, itu bukanlah kalimat tanya sederhana biasa. Melainkan sebuah ajakan dan tentu saja, hal yang lebih dari itu akan kembali terjadi. Untuk menolak, rasanya tak sanggup. Terlebih sebagai laki-laki normal, dia belum mampu menahan hasrat alami setiap menatap wanita tersebut. Panggilan sudah terputus sejak tadi. Aryo menatap sekitarnya, kamar yang berantakan dan sedikit sisa makanan yang masih ada di atas tikar.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

“Kami temenan sejak kecil. Dia bilang dia akan kembali. Tapi dia pergi. Nggak pernah ada kabar. Dan sekarang... dia muncul lagi. Langsung dengan status calon suami.” Rena terdiam sesaat, kemudian menggenggam tangan Nayla. “Mungkin dia punya alasan.” “Mungkin. Tapi yang aku tahu, luka itu belum sepenuhnya sembuh.” Sementara itu, di ruang direktur utama, Keane berdiri di depan jendela besar yang menghadap ke kota. Tangannya memegang ponsel, namun ia belum juga menekan tombol panggilan. Sudah lebih dari sepuluh menit ia berdiri di situ, menimbang-nimbang, memikirkan langkah berikutnya.
10425 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

“Makan, Hayu, biarkan dia menggunakan black cardnya yang tak terbatas itu, seperti sabarnya yang menunggu datangnya cintamu padanya, sama-sama tak terbatas.” Bu Nia terkekeh dengan ucapannya, dia ingat kata-kata itu saat menonton drama Korea kemarin. “Mama kebanyakan nonton drama Korea, seharusnya Mama menonton sinetron di ikan terbang, itu pas buat Mama,” ucap Candra sembari menyuap cream soup ke dalam mulutnya. “Ish, Mama enggak mau nonton film di stasiun televisi itu. Masa ceritanya tentang orang ketiga terus, takut kalau nanti berakhir seperti Adibrata.”
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
Aku Perawan

Aku Perawan

“Aku bakal terima kamu apa adanya Kinan.” Kinan menunduk terdiam. “Benarkah? Mas ... ada satu rahasia yang harus kamu tau!” Reno mengerutkan keningnya dalam menatap Kinan. “A-aku udah nggak perawan lagi!” ucapnya lirih. Reno memelototkan mata menatap Kinan. Ia menggelengkan kepala tak percaya. “Apa? Nggak mungkin.”
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
Kevin & Kirana

Kevin & Kirana

Ran hanya pasrah saja. "Udah ma," jawab Ran singkat. Jujur Ran sedang malas bicara. "Yauda ayo sayang kita berangkat," ucap Reno, papa Kirana. Dalam perjalanan keadaan mobil sangat hening. Sampai mereka tiba di restoran yang sudah ditentukan oleh keluarga calon suami Kirana. "Ayo turun sayang," ajak ana. Ran hanya menurut. "Gausah cemberut gitu dong, masa mao ketemu calon suami malah murung begitu si!!" ucap Andre sambil menoyor kepala adiknya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
No One

No One

Because no one, no one gonna find me, I'm just gonna live here with my friends and wait for someone's help. -------- Halo semuaa!! gimana part ini? btw selamatt!! kalian udah sampai di part terakhir!! sebenarnya aku masih ada banyak ide dan alur untuk cerita ini, tapi aku masih kurang mampu mengekspresikan dan menumpahkan semua ideku dengan baik disini. Maafin aku yang baru pemula ini huhuhu TT
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

“Aku hanya masak tempe balado dan sayur bayam rebus, Ti. Biasa di kosan aku begitu masak sesuai porsinya karena aku sendiri saja di kosan.” “Semoga kamu langgeng sama dia sampai maut memisahkan kalian berdua.” “Amin ... Trim’s ya, An. Ya, juga kamu sendiri di kosan tidak ada teman buat ngobrol.” “Tapi, An jika kamu merasa bosan dan tidak ada teman buat ngobrol, telepon kemari langsung karena siap 24 jam untuk melayani curhatan hati kamu, An.” “Hmm ... Ok, deh siap!”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

Lelaki itu mencari ke segala restoran Jawa, tapi tidak ketemu dengan namanya nasi megono. “Apa itu nasi megono?” bisik Keano pada dirinya sendiri. “Sebaiknya minggir dulu, cari minum dan tanya, siapa tahu lelaki di sana mengetahui nasi megono. “Pak airnya satu.” Lelaki itu memberikan sebotol air mineral. “Pak, pernah dengar nasi megono?” tanya Keano.
9.7213.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Suara

Cinta Tanpa Suara

"Makan malam pribadi? Itu bukan gaya mereka." "Itu permintaan mereka, Arkan. Dan kurasa, jika Gia tidak bisa memberikan kesan yang luar biasa, tamatlah kerja sama ini," Maya tersenyum tipis, sebuah senyum yang penuh ancaman. Arkan menatapku dengan cemas. Aku tahu apa yang dia pikirkan. Bagaimana caranya seorang wanita bisu memberikan kesan "luar biasa" dalam negosiasi bisnis tingkat tinggi?
799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai

"Kalau kamu memang terlalu kurang kerjaan, gimana kalau aku kasih kamu kesibukan?" Aku buru-buru mencoba menjelaskan, "Zed, di tubuh kakakku nggak ada luka cakaran sedikit pun." Dia malah tertawa di seberang telepon. "Oh ya? Tenang saja, sebentar lagi juga bakal ada."
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai no kanojo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status