Kita Hanya Menikah
Masih menggunakan seragam kerja, Airin duduk dengan santai tanpa mempedulikan raut wajah sahabatnya yang sudah sangat kesal.
"Iya, aku nggak di apa-apain, beneran! Sumpah!" Nana memicingkan mata, mencoba mencari tau kebohongan lewat sorot mata gadis itu. Namun, nihil.
"Lalu, kamu ngapain sama dia? Kamu kenal?" Masih saja ragu. Bagaimana mungkin dia bisa percaya, saat dua orang berbeda jenis kelamin berada dalam satu ruangan tertutup, dengan posisi seperti itu pula.
Hot Chapters