Air Mata Aruna
Dan Yeni yang melihat Aruna telah datang tersenyum riang, karena ia yakin Arun datang untuk membantunya, “Mbak Yeni, biar saya yang mengikat dan menyinari uang itu yaa.”
“”Yaa, Runa.., sini kamu duduk di samping kananku,” pinta Yeni. Sesaat kemudian Aruna telah duduk di samping Yeni.
Di dalam hati Aruna terus saja mengumpat akan kejadian yang terjadi di rumah Lukman, ‘Sial banget gue hari ini yaa.., mimpi apa gue semalem sampe harus jadi pemain sinetron, tapi kenapa gue juga mau disuruh sama si plontos itu?’